Bitcoin terkoreksi tajam ke kisaran US$76.000 akibat aksi jual saham teknologi AS dan ketidakpastian pascapemilu sela, sementara analis memetakan skenario harga sepanjang November 2026.
Bitcoin terkoreksi tajam ke kisaran US$76.000 akibat aksi jual saham teknologi AS dan ketidakpastian pascapemilu sela, sementara analis memetakan skenario harga sepanjang November 2026.
Berita Terkait
Headlines
Tag: pasar saham
IHSG Anjlok 8% Usai MSCI Buka Konsultasi Status Pasar Indonesia
IHSG terkoreksi tajam 8,01% dan memicu trading halt setelah MSCI membuka konsultasi soal potensi penurunan status pasar Indonesia dari Emerging Market menjadi Standalone Market.
DBS CIO Kuartal IV 2026: Diversifikasi Kunci Ketahanan Portofolio
DBS Chief Investment Office memproyeksikan penguatan pasar saham yang makin meluas ke berbagai sektor pada kuartal IV 2026, sembari menyarankan investor memperluas diversifikasi ke obligasi, emas, dan aset alternatif.
J.P. Morgan: Ekonomi Indonesia 2026-2027 Diproyeksi Tetap Stabil
J.P. Morgan menilai fondasi ekonomi Indonesia tetap kokoh menjelang 2027, ditopang disiplin fiskal, likuiditas domestik yang kuat, dan lonjakan investasi pusat data.
Safe Haven 2026: Jangan Keliru dengan Magnificent Seven
Valbury Research merilis panduan tentang aset pelindung nilai (safe haven) untuk 2026, sekaligus meluruskan anggapan keliru bahwa saham Magnificent Seven termasuk aset aman.
Tidak Ada Pos Lagi.
Tidak ada laman yang di load.