
Perusahaan pedagang aset kripto Bittime menilai peluang perdagangan futures kripto di Indonesia masih terbuka lebar seiring berkembangnya aktivitas derivatif digital. Sebagai Pedagang Aset Keuangan Digital (PAKD) yang terdaftar dan diawasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Bittime menekankan bahwa pertumbuhan ini perlu diimbangi dengan edukasi agar investor memahami mekanisme, peluang, sekaligus risiko instrumen tersebut.
Tren Perdagangan Derivatif
Data yang diamati Bittime pada 3 September 2026 menunjukkan 73,44% akun berada di posisi long pada kontrak ETHUSDT perpetual, dengan rasio long/short mencapai 2,77. Sementara pada BTCUSDT perpetual, posisi long tercatat 54,8% berbanding short 45,2%. Bittime mengingatkan bahwa data ini hanya gambaran sesaat dan dapat berubah cepat, sehingga tidak bisa dijadikan kepastian arah harga aset. Secara nasional, OJK mencatat sebanyak 22,93 juta akun konsumen aset keuangan digital, menandakan ruang pertumbuhan pasar futures yang masih besar. Di tingkat global, riset CoinMarketCap menyebut perdagangan derivatif menyumbang sekitar 79% dari total volume transaksi kripto dunia.
Baca juga:
- Bittime Gelar Event di Bali, Bahas Masa Depan Futures Kripto
- Bittime Luncurkan Perpetual Futures, Membuka Akses Perdagangan Futures yang Fleksibel dan Teregulasi
Edukasi Jadi Perhatian Utama
Direktur Operasional Bittime, Ryan Lymn, mengatakan edukasi menjadi kunci agar investor memahami karakteristik setiap instrumen. Menurutnya, futures memberi fleksibilitas untuk mengambil posisi baik saat pasar naik maupun turun, tetapi peluang itu harus diimbangi pemahaman yang baik atas mekanisme dan risikonya. Berbeda dari perdagangan spot, penggunaan leverage pada futures dapat memperbesar potensi untung sekaligus rugi, dan volatilitas pasar bisa memicu likuidasi posisi jika margin tidak mencukupi.
Komitmen edukasi ini diwujudkan lewat acara Bittime Alpha Gala Night dalam rangkaian Coinfest Asia pada Agustus 2026, yang membahas mekanisme dan risiko futures. Berdasarkan data internal perusahaan, BTCUSDT-PERP, HYPEUSDT-PERP, dan PUMPUSDT-PERP tercatat sebagai token dengan aktivitas transaksi tertinggi di Bittime Futures selama tujuh hari terakhir.
Senior trader sekaligus founder komunitas Theory of Whaless, Lely Marthadinata, turut menegaskan bahwa perkembangan futures di Indonesia memiliki potensi besar, namun harus diikuti edukasi yang memadai agar trader dapat mengambil keputusan secara lebih terukur.
Sumber: Bittime.





