
Leher kaku saat bangun tidur menjadi keluhan yang akrab bagi pekerja kantoran yang menatap layar berjam-jam tanpa jeda. Posisi kepala menunduk membuat otot leher dan bahu menahan beban terus-menerus, sehingga aliran darah ke area tersebut berkurang dan rasa pegal muncul berulang setiap pagi.
Menjawab keluhan tersebut, PT BisnisOn Digital Solutions memperkenalkan Zuo Hao Shi, jamu kapsul yang telah mengantongi izin edar BPOM dengan nomor TR 233073191 dan sertifikat halal. Produk ini meracik lima bahan untuk membantu meredakan pegal linu dan nyeri persendian, dengan akar peoni sebagai bahan yang jarang dijumpai dalam jamu produksi lokal.
Perpaduan Tradisi Tiongkok dan Nusantara
Akar peoni (Paeonia lactiflora) telah dipakai dalam pengobatan tradisional Tiongkok sejak ribuan tahun lalu, salah satunya sebagai komponen utama ramuan Shaoyao Gancao Tang yang tercatat dalam kitab kuno Treatise on Febrile Diseases. Akar ini secara tradisional digunakan untuk keluhan yang berkaitan dengan otot tegang dan kejang. Zuo Hao Shi memadukannya dengan empat bahan penghangat yang umum di dapur Nusantara, yaitu jahe, serai wangi, kayu manis, dan cengkih.
Senyawa paeoniflorin yang terkandung dalam akar peoni menjadi perhatian sejumlah tinjauan ilmiah terkait potensi efek antispasmodik, analgesik, dan antiinflamasi. Perlu dicatat, penelitian tersebut dilakukan pada ramuan tradisional berbahan akar peoni secara umum, bukan pengujian klinis atas produk Zuo Hao Shi secara spesifik. Perusahaan menyebut klaim produknya tetap mengikuti izin edar, yakni sebatas membantu meredakan pegal linu dan nyeri persendian.
Transparansi Izin Edar dan Cara Pakai
Nomor izin edar TR 233073191 dapat diperiksa langsung oleh konsumen melalui laman cekbpom.pom.go.id. Perusahaan juga membatasi penjualan resmi produk ini pada beberapa toko tertentu di lokapasar serta situs resminya, dan menyarankan pembeli mencocokkan nomor izin edar pada kemasan jika membeli dari kanal lain. Satu botol berisi 30 kapsul 500 mg, cukup untuk sekitar sepuluh hari pemakaian dengan dosis tiga kali sehari setelah makan.
Perusahaan menegaskan produk ini sebagai pendamping, bukan pengganti, perbaikan kebiasaan kerja seperti menyesuaikan posisi layar dan memberi jeda berdiri secara berkala. Produk ini tidak disarankan untuk ibu hamil dan menyusui, anak-anak, penderita gangguan hati atau ginjal, serta mereka yang memiliki riwayat alergi terhadap salah satu bahannya. Keluhan leher yang disertai kebas menjalar, kelemahan otot, demam, atau berlangsung lebih dari dua minggu disarankan untuk diperiksakan ke dokter.
Sumber: PT BisnisOn Digital Solutions.





