
22 Januari 2026 – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional I Sumatera Utara membuktikan komitmennya sebagai moda transportasi yang aman dengan keberhasilan mengembalikan seluruh barang tertinggal milik penumpang sepanjang tahun 2025.
“Sepanjang tahun 2025, KAI Divre I Sumatera Utara mengamankan 14 laporan barang tertinggal senilai Rp40.550.000 dan seluruhnya telah kembali ke tangan pemiliknya tanpa kekurangan satu apa pun,” ujar Plt. Manager Humas KAI Divre I Sumatera Utara, Anwar Yuli Prastyo.
Temuan tersebut mencakup beragam barang, mulai dari barang berharga seperti gawai, uang tunai, paket sembako hingga KTP (Kartu Tanda Penduduk) yang tertinggal di rangkaian kereta maupun area stasiun. Pencapaian ini menjadi bukti integritas petugas dalam menjaga kepercayaan pelanggan serta memastikan keamanan barang bawaan masyarakat yang bermobilitas di wilayah Sumatera Utara.
Setiap barang yang ditemukan, sekecil apa pun nilainya, langsung ditangani melalui prosedur pelabelan dan penyimpanan di ruang khusus. “Petugas KAI melakukan pendataan dan menyimpan barang tersebut di tempat yang aman sebelum diinformasikan kepada pemilik melalui layanan lost and found,” kata Anwar.
Bagi pelanggan yang merasa kehilangan barang, KAI menjamin proses tindak lanjut yang cepat dengan hanya melaporkan kejadian tersebut kepada petugas di stasiun terdekat. Pelanggan juga dapat memanfaatkan layanan Contact Center 121 atau WhatsApp resmi di nomor 0811-222-33-121 yang beroperasi selama 24 jam untuk memberikan bantuan instan.
“Dalam laporan tersebut, penumpang cukup menyampaikan ciri-ciri barang secara mendetail seperti warna, bentuk, maupun merek untuk mempermudah proses identifikasi oleh petugas lapangan,” tambahnya.
Guna memastikan barang kembali ke tangan yang tepat, pemilik hanya perlu menunjukkan identitas diri dan bukti kepemilikan yang sah saat melakukan pengambilan di stasiun. Meskipun layanan perlindungan barang ini tersedia, KAI tetap mengimbau para pelanggan untuk selalu waspada dan memeriksa kembali seluruh barang bawaan sebelum mengakhiri perjalanan.
“Keberhasilan pengembalian barang ini adalah bukti bahwa bagi KAI Divre I Sumatera Utara, keamanan penumpang dan barang bawaannya adalah prioritas yang tidak bisa ditawar. Melalui layanan lost and found yang responsif, kami berkomitmen menciptakan ekosistem transportasi yang jujur dan tepercaya, sehingga masyarakat dapat menikmati perjalanan kereta api dengan perasaan tenang dan nyaman sepenuhnya,” pungkas Anwar.





