FLPP 2026: Penyaluran Rp24,85 Triliun, Surakarta-Padang Usul Proyek

FLPP 2026: Penyaluran Rp24,85 Triliun, Surakarta-Padang Usul Proyek
Ilustrasi (AI)

Wali Kota Surakarta Respati Achmad Arianto dan Wali Kota Padang Fadly Amran bertemu Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) di Jakarta, Rabu (4/11/2026), untuk menyampaikan sejumlah usulan pembangunan perumahan dan penataan kawasan di daerah masing-masing. Pertemuan ini juga dihadiri Komisioner BP Tapera Heru Pudyo Nugroho yang memaparkan perkembangan penyaluran Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP).

Realisasi FLPP Nasional dan Daerah

Heru menyebutkan realisasi FLPP nasional per 4 November 2026 telah mencapai 199.429 unit rumah dengan nilai penyaluran Rp24,85 triliun. Di kawasan Solo Raya, enam kabupaten yakni Sukoharjo, Boyolali, Karanganyar, Wonogiri, Sragen, dan Klaten mencatat penyaluran 4.113 unit senilai Rp489,49 miliar, belum termasuk Kota Surakarta. Sementara itu, realisasi FLPP di Kota Padang mencapai 582 unit dengan nilai Rp68,86 miliar, didukung delapan bank penyalur dan puluhan pengembang.

Bacaan Lainnya

Baca juga:

Usulan Surakarta: Penataan Sungai hingga TOD Stasiun Jebres

Respati mengusulkan penataan kawasan sungai dan peningkatan ruang publik dengan kebutuhan anggaran sekitar Rp52,1 miliar, serta berharap kolaborasi lewat APBN. Ia juga mengusulkan pengembangan kawasan berorientasi transit (TOD) di sekitar Stasiun Jebres, lengkap dengan layanan shuttle gratis pada pagi dan sore hari, serta kelanjutan pembangunan gedung B.

Padang Minta Dukungan Hunian Tetap dan Penyelesaian Lahan

Fadly meminta percepatan penyediaan prasarana, sarana, dan utilitas umum (PSU) untuk hunian tetap di Bumi Perkemahan Balai Gadang, Koto Tangah, yang menyasar 340 unit rumah dalam dua tahap. Ia juga meminta fasilitasi penyelesaian persoalan lahan di kawasan aset Pelindo seluas total sekitar 24 hektare di Teluk Bayur, Gaung, dan Pelabuhan Muara.

Menteri PKP mendorong pemerintah daerah menghadirkan terobosan yang berdampak nyata, bukan sekadar berhenti pada capaian administratif. Kementerian juga menyiapkan Kredit Program Perumahan dengan subsidi bunga sekitar 5 persen serta rencana dukungan anggaran Rp1 triliun untuk program gentengisasi di Solo Raya yang menyasar satu kota dan lima kabupaten.

Sumber: BP Tapera (Badan Pengelola Tabungan Perumahan Rakyat).

Pos terkait

Tinggalkan Balasan