
30 Juni 2026 – KAI Logistik, anak usaha PT Kereta Api Indonesia (Persero), terus menunjukkan kinerja positif melalui layanan pengiriman barang retail andalannya, KALOG Express. Hingga Mei 2026, KAI Logistik berhasil mengelola pengiriman barang retail mencapai sekitar 31,5 ribu ton, meningkat signifikan dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
VP of Commercial KAI Logistik, Ferdian Pardosi, menyampaikan bahwa capaian tersebut mencerminkan tingginya kepercayaan pelanggan terhadap layanan KALOG Express. Hingga Mei 2025, volume pengiriman barang retail tercatat sekitar 24,4 ribu ton, sedangkan pada periode yang sama tahun ini meningkat menjadi 31,5 ribu ton atau tumbuh sebesar 29 persen secara tahunan (year on year). “Pertumbuhan ini menunjukkan bahwa minat dan kepercayaan masyarakat terhadap layanan KALOG Express terus meningkat dari tahun ke tahun. Hal ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus menghadirkan layanan pengiriman yang andal, mudah diakses, dan selaras dengan kebutuhan pelanggan,” ujar Ferdian.
Sejalan dengan pertumbuhan volume pengiriman tersebut, KAI Logistik terus melakukan berbagai langkah strategis untuk memenuhi kebutuhan pelanggan yang semakin meningkat. Salah satu upaya yang dilakukan adalah meningkatkan kapasitas angkut pada layanan kereta barang guna mengakomodasi pertumbuhan permintaan pengiriman di berbagai wilayah.
Per Mei 2026, KAI Logistik meningkatkan kapasitas angkut pada layanan KA ONS Utara relasi pulang pergi (PP) Jakarta Gudang (JAKG)–Surabaya (SBI) dari 40.000 kilogram per hari menjadi 55.000 kilogram per hari untuk keberangkatan dari Jakarta dan menjadi 50.000 kilogram per hari untuk keberangkatan dari Surabaya. Sementara itu, pada layanan KA ONS Tengah relasi pulang pergi (PP) Jakarta Gudang (JAKG)–Malang (ML), kapasitas angkut meningkat dari 70.000 kilogram per hari menjadi 92.000 kilogram per hari.
Tidak hanya memperkuat kapasitas angkut, KAI Logistik juga memperluas jaringan layanan melalui penambahan 16 titik service point KALOG Express baru yang tersebar di berbagai daerah di Pulau Jawa, seperti Jakarta, Bandung, Magetan, Sleman, Bojonegoro, dan Surabaya. Penambahan titik layanan ini merupakan langkah strategis perusahaan untuk semakin mendekatkan layanan kepada masyarakat sekaligus memberikan kemudahan akses bagi pelanggan dalam memanfaatkan layanan KALOG Express.
Ferdian menegaskan bahwa peningkatan kapasitas dan penambahan titik layanan merupakan respons perusahaan terhadap tren kenaikan volume pengiriman serta kebutuhan pelanggan akan kepastian layanan. “Penambahan kapasitas angkut dan perluasan jaringan service point ini merupakan upaya KAI Logistik dalam memastikan kebutuhan pelanggan dapat terpenuhi dengan baik. Kami ingin memberikan kepastian kapasitas kepada pelanggan sehingga mereka tidak perlu khawatir terkait ketersediaan ruang angkut, khususnya pada periode dengan permintaan pengiriman yang tinggi,” jelasnya.
Melalui penguatan kapasitas angkut dan perluasan jaringan layanan tersebut, KAI Logistik optimistis dapat terus meningkatkan kualitas pelayanan, memperluas jangkauan layanan retail, serta menghadirkan pengalaman pengiriman yang semakin mudah, cepat, aman, dan andal bagi pelanggan.





