Computer Science Festival 2026 BINUS University untuk Siswa SMA

Computer Science Festival 2026 BINUS University untuk Siswa SMA
Ilustrasi (AI)

BINUS University kembali menggelar Computer Science Festival 2026 di kampus BINUS @Kemanggisan, Jakarta. Acara ini dirancang khusus untuk siswa Sekolah Menengah Atas (SMA) agar bisa mengenal dunia ilmu komputer secara langsung dan interaktif, bukan sekadar menjadi penonton.

Festival ini menampilkan lebih dari 20 karya inovasi teknologi hasil pengembangan mahasiswa Computer Science BINUS. Para siswa SMA yang hadir diberi kesempatan mencoba langsung berbagai produk, mengikuti demonstrasi teknologi terkini, hingga merasakan pengalaman imersif berbasis digital yang dipadukan dengan permainan dan hiburan berhadiah.

Bacaan Lainnya

Baca juga:

Beragam Karya Mahasiswa

Di antara karya yang dipamerkan terdapat aplikasi berbasis augmented reality seperti Screaming Chicken dan NusaTale, platform SaaS seperti MixKatalog dan StairsLife, hingga aplikasi edukasi antihoaks bernama Argumento. Ada pula sistem transportasi cerdas berbasis AI TraffiCore-AI, platform pengurangan sampah makanan FoodSaver dan HapHap, serta sejumlah proyek machine learning seperti pendeteksi patah tulang dari sinar-X, pengklasifikasi sentimen, hingga StressPredict. Karya lain yang turut ditampilkan meliputi platform e-commerce tenun LARASANA, sistem pelaporan fasilitas kampus SiRUKA, media pembelajaran AR tata surya, dan ekstensi manajemen tab browser Tabkeep.

Direktur Kampus BINUS @Kemanggisan, Dr. Reina, S.Kom., M.M., mengatakan festival ini menjadi sarana untuk mendekatkan dunia pendidikan tinggi kepada generasi muda sekaligus menumbuhkan inspirasi bahwa teknologi dapat menjadi solusi bagi berbagai masalah bangsa. Senada dengan itu, Dekan School of Computer Science BINUS, Prof. Dr. Ir. Derwin Suhartono, menyebut karya-karya yang dipamerkan membuktikan mahasiswa tidak hanya belajar teori, tetapi juga menghasilkan solusi aplikatif yang berdampak bagi masyarakat.

Head of Computer Science Department Greater Jakarta, Ir. Andry Chowanda, menambahkan bahwa antusiasme siswa SMA dalam mencoba langsung berbagai produk diharapkan dapat menumbuhkan minat mereka untuk berkarier di bidang ilmu komputer. BINUS University juga membuka peluang bagi siswa SMA yang berminat melanjutkan studi melalui program StarTech Scholarship, beasiswa yang menawarkan potongan biaya kuliah hingga 100 persen bagi talenta muda berbakat di bidang teknologi.

Catatan Redaksi. Augmented reality bekerja dengan menumpangkan objek digital ke pandangan dunia nyata lewat kamera ponsel atau perangkat lain, berbeda dari realitas virtual yang sepenuhnya menggantikan lingkungan asli. Sementara itu, platform SaaS seperti yang disebut dalam artikel merujuk pada model layanan perangkat lunak yang diakses lewat internet dari server penyedia, sehingga pengguna tidak perlu memasang atau mengelola programnya sendiri.

Sumber: BINUS University.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan