Yamaha Grand Filano: 5 Fitur yang Sering Terlewat Calon Pembeli

Yamaha Grand Filano: 5 Fitur yang Sering Terlewat Calon Pembeli

Tren skutik retro modern terus digemari berbagai kalangan, mulai dari pekerja muda hingga mahasiswa, karena memadukan desain klasik dengan sentuhan teknologi masa kini. Namun menurut Yamaha Indonesia Motor Manufacturing, keputusan membeli motor di segmen ini sebaiknya tidak hanya didasarkan pada tampilan, karena kenyamanan sehari-hari justru lebih ditentukan oleh fitur-fitur pendukung mobilitas.

Bagasi Lega dan Efisiensi Mesin

Kapasitas bagasi kerap baru terasa manfaatnya setelah motor dipakai rutin membawa laptop, jas hujan, helm cadangan, hingga barang belanja. Yamaha Grand Filano misalnya, dibekali bagasi berkapasitas 27 liter. Dari sisi mesin, Grand Filano mengusung teknologi Blue Core Hybrid dengan Electric Power Assist Start yang diklaim memberi akselerasi awal lebih halus sekaligus mencatatkan konsumsi bahan bakar hingga 60,2 km/liter berdasarkan metode pengujian WMTC.

Bacaan Lainnya

Kepraktisan Harian dan Konektivitas Digital

Hal lain yang sering terlewat adalah kemudahan mengisi bahan bakar. Jika sebagian model skutik retro masih menempatkan lubang pengisian di bawah jok, Grand Filano mengadopsi fitur Smart Front Refuel yang memungkinkan pengisian dari bagian depan tanpa membongkar isi bagasi. Motor ini juga dilengkapi TFT Sub Display yang terhubung dengan aplikasi Y-Connect untuk memantau informasi kendaraan lewat smartphone, serta Electric Power Socket untuk mengisi daya perangkat elektronik selama perjalanan.

Menurut Yamaha, nilai sebuah motor pada akhirnya tidak hanya ditentukan oleh spesifikasi di atas kertas, melainkan seberapa besar fitur-fiturnya benar-benar membantu aktivitas harian penggunanya secara nyaman, praktis, dan efisien.

Catatan Redaksi. Blue Core Hybrid dengan Electric Power Assist Start adalah teknologi Yamaha yang memakai motor listrik kecil untuk membantu putaran awal mesin saat starter dinyalakan, sehingga getaran dan hentakan di detik pertama lebih halus dibanding starter konvensional. Adapun WMTC atau World Motorcycle Test Cycle adalah metode uji konsumsi bahan bakar yang disepakati secara internasional, mensimulasikan kombinasi kecepatan rendah, sedang, dan tinggi, sehingga angka yang dihasilkan lebih mencerminkan kondisi berkendara sehari-hari dibanding uji dalam kondisi ideal saja.

Sumber: Yamaha Indonesia Motor Manufacturing.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan