BRI Finance Tawarkan Kredit Mobil Baru Bunga Mulai 3,97%

BRI Finance Tawarkan Kredit Mobil Baru Bunga Mulai 3,97%
Ilustrasi (AI)

PT BRI Multifinance Indonesia (BRI Finance) menghadirkan program pembiayaan mobil baru dengan bunga mulai dari 3,97% flat per tahun dan pilihan tenor hingga lima tahun. Program ini ditujukan bagi konsumen yang tengah mempertimbangkan pembelian kendaraan pribadi, terutama menjelang momen liburan panjang yang biasanya mendorong mobilitas masyarakat.

Kehadiran program ini sejalan dengan tren pasar otomotif nasional yang tumbuh cukup signifikan. Berdasarkan data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (GAIKINDO), penjualan mobil secara wholesale sepanjang Januari-Juni 2026 mencapai 436.564 unit, naik sekitar 15,9% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Sementara penjualan retail tercatat 433.848 unit, tumbuh sekitar 10,5% secara tahunan.

Bacaan Lainnya

Fleksibilitas Tenor dan Pertimbangan Finansial

Corporate Secretary BRI Finance, Aditia Fakhri Ramadhani, mengatakan momen berkendara bersama keluarga kerap menjadi waktu yang tepat bagi masyarakat untuk mengevaluasi apakah kendaraan yang dimiliki masih sesuai kebutuhan. Menurutnya, bagi yang sudah berencana membeli atau mengganti mobil, saat ini bisa menjadi kesempatan untuk mulai mempertimbangkan pilihan kendaraan sekaligus skema pembiayaan yang cocok.

Ia menambahkan, pilihan tenor hingga lima tahun memberi ruang bagi konsumen untuk menyesuaikan skema pembayaran dengan kondisi keuangan masing-masing. “Keputusan membeli kendaraan tentu perlu disesuaikan dengan kebutuhan dan kondisi finansial setiap konsumen. Karena itu, kami berupaya menghadirkan pilihan pembiayaan yang kompetitif dan fleksibel,” ujar Dhani.

Melalui program ini, BRI Finance menyatakan akan terus berupaya menyediakan solusi pembiayaan yang relevan dengan kebutuhan mobilitas masyarakat, khususnya bagi konsumen yang tengah merencanakan kepemilikan kendaraan baru.

Catatan Redaksi. Bunga flat berarti perhitungan cicilan dihitung dari pokok pinjaman awal secara tetap sepanjang tenor, sehingga nilai persentasenya biasanya terlihat lebih rendah dibandingkan bunga efektif yang menghitung berdasarkan sisa pokok yang menurun tiap bulan. Adapun data GAIKINDO membedakan penjualan wholesale, yaitu pengiriman dari pabrik ke diler, dengan retail yang mencatat penjualan diler ke konsumen akhir, sehingga keduanya menggambarkan tahap berbeda dalam rantai distribusi kendaraan.

Sumber: PT BRI Multifinance Indonesia (BRI Finance).

Pos terkait

Tinggalkan Balasan