Suksesnya Program BI-Fast Melalui Kolaborasi Layanan DBS RAPID antara Bank DBS Indonesia dan DANA dalam Transformasi Layanan Pembayaran Digital

Jakarta, 24 Mei 2023 – Hasil penelitian yang dilakukan oleh Google, Temasek, dan Bain & Company menunjukkan bahwa sekitar 51% penduduk Indonesia tidak memiliki rekening bank dan tidak memiliki akses ke lembaga keuangan (unbanked). Selain itu, 26% penduduk Indonesia juga belum memiliki akses ke layanan keuangan yang sesuai dengan keinginan mereka, seperti kartu kredit, asuransi, dan tabungan jangka panjang (underbanked). Dalam rangka mendorong inklusi keuangan di Indonesia, DANA (PT Espay Debit Indonesia Koe) hadir sebagai dompet digital yang memberikan solusi bagi golongan unbanked dan underbanked di Indonesia. Langkah ini sejalan dengan inisiatif inklusi keuangan yang diusung oleh pemerintah Indonesia.

DANA bekerja sama dengan perusahaan fintech, e-commerce, dan e-marketplace untuk menciptakan solusi digital yang mendukung perekonomian digital Indonesia. Kolaborasi antara DANA dan Bank DBS Indonesia dimulai pada bulan Agustus 2022. Kolaborasi ini difokuskan pada transformasi layanan Real Time Application Programming Interface (API) oleh DBS, yang dikenal sebagai DBS RAPID. Melalui DBS RAPID, proses pembayaran, pelunasan piutang, dan informasi transaksi dapat diproses secara real-time selama 24 jam sehari, 7 hari seminggu. Dengan demikian, nasabah korporasi dapat fokus mengembangkan bisnis mereka tanpa harus khawatir tentang proses yang kompleks di balik layar.

Rangga Wiseno, Chief Product Officer DANA, memiliki ambisi awal untuk menciptakan aplikasi teknologi keuangan dengan layanan pembayaran yang transparan dan mudah digunakan oleh masyarakat. Sebagai dompet digital berbasis nomor telepon genggam, DANA menyediakan berbagai layanan seperti pengisian saldo, pengiriman uang, pembayaran tagihan online dan offline, top-up game online, serta transaksi menggunakan pemindai barcode di berbagai gerai dan e-commerce. Selain itu, DANA juga menyediakan layanan transfer bebas biaya ke bank dan non-bank. Saat ini, DANA telah digunakan oleh 144 juta pengguna.

“Kami percaya bahwa semua orang berhak mendapatkan akses ke layanan keuangan. Oleh karena itu, DANA berfokus pada peningkatan layanan digital untuk mencapai lebih banyak masyarakat, terutama di daerah pedesaan. Untuk mempercepat transformasi sistem, kami berkolaborasi dengan berbagai mitra, termasuk Bank DBS Indonesia,” ungkap Rangga Wiseno, Chief Product Officer DANA.

Sebagai salah satu bank yang telah berpartisipasi sejak tahap pertama implementasi BI-Fast, Bank DBS Indonesia mengintegrasikan fitur API pada layanan DBS RAPID. Fitur-fitur tersebut meliputi BI-Fast API, yang memfasilitasi transfer dana domestik secara instan dan fleksibel antara bank peserta BI-Fast, dan Transaction Status Enquiry (TSE) API, yang digunakan untuk memeriksa status pembayaran dalam kasus terjadinya time-out koneksi.

“Sistem pembayaran BI-Fast memudahkan transfer dana antara dompet digital dan berbagai rekening bank dengan biaya yang lebih terjangkau. Dengan menggunakan DBS RAPID, kami dapat mempercepat penyelesaian pembayaran, sehingga lebih efisien dan biaya transaksi menjadi lebih terjangkau. Hal ini juga mengurangi masalah pembayaran gagal yang dapat menyebabkan penangguhan sementara layanan dalam aplikasi. Di masa depan, DANA dan Bank DBS Indonesia akan terus berinovasi untuk mendukung pertumbuhan ekonomi nasional, serta mendorong inklusi dan literasi keuangan di Indonesia,” ujar Rangga Wiseno.

Unit Global Transaction Services PT Bank DBS Indonesia mencatat peningkatan jumlah transaksi sebesar lebih dari 700% pada tahun 2022, di mana sebagian besar peningkatan tersebut berasal dari transaksi BI-Fast melalui kanal digital DBS RAPID. Adopsi DBS RAPID ini juga menghasilkan peningkatan volume transaksi sebesar 1.500% pada tahun 2022. Hal ini merupakan perkembangan yang positif mengingat semakin banyak nasabah korporasi yang membutuhkan layanan digital yang terintegrasi.

Bank DBS Indonesia memberikan pengalaman yang lebih baik kepada nasabah korporasi dengan mengembangkan fitur dan solusi yang terintegrasi dengan sistem inti bank. Bank ini juga akan terus meningkatkan perjalanan pengguna dari DBS IDEAL dan mengembangkan kemampuan fitur tersebut dengan berpartisipasi dalam fase dua BI-Fast yang akan berfokus pada penerimaan. Selain itu, bank akan mengembangkan kanal API untuk mendukung produk dan layanan manajemen kas serta perdagangan internasional.

Dandy Pandi, Head of Global Transactions Services PT Bank DBS Indonesia, menyatakan, “Kami senang dapat membantu DANA mempercepat layanan berbasis digital dan meningkatkan efisiensi layanan perbankan. Ini didukung oleh kemampuan Bank DBS Indonesia yang menyediakan lebih dari 46 layanan API untuk memenuhi kebutuhan transaksi nasabah korporasi. Dengan mengintegrasikan layanan perbankan kami ke dalam sistem inti DANA, mereka dapat beroperasi tanpa harus beralih platform, sehingga transaksi menjadi lebih transparan. Komitmen ini menjadikan kami ‘Lebih seperti inovator, bukan sekadar bank’ yang terus berinovasi untuk memberikan solusi perbankan digital cerdas dan intuitif yang siap membantu pertumbuhan bisnis dengan cepat.”

Sebagai Bank of Choice for Transition, Bank DBS Indonesia berkomitmen untuk membantu korporasi dan fintech dalam melakukan transisi menjadi lebih ramah lingkungan dan mengoptimalkan penerapan digitalisasi. Baru-baru ini, DBS Bank Ltd (DBS) dan Bank DBS Indonesia bekerja sama dengan KreditPro (PT. Tri Digi Fin), sebuah platform pendanaan digital bagi usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Indonesia, untuk menyediakan pembiayaan rantai pasok (supply chain financing). DBS berperan sebagai pemberi pinjaman institusional, dan dana pinjaman akan diberikan kepada UMKM yang tergabung di KreditPro. Kerja sama ini mewujudkan ambisi DBS untuk mencapai segmen UMKM.

Informasi lebih lanjut tentang DBS RAPID dapat ditemukan di https://go.dbs.com/id-rapidpr.

Related posts

Leave a Reply