Prediksi Harga Emas Hari Ini: Rebound ke $4.215 Usai Anjlok ke $4.110

Prediksi Harga Emas Hari Ini: Rebound ke .215 Usai Anjlok ke .110
Ilustrasi (AI)

Harga emas dunia menjadi sorotan pelaku pasar setelah mengalami tekanan tajam dalam beberapa hari terakhir. Berdasarkan data yang dikutip dari Reuters, emas sempat tergelincir ke kisaran US$4.110 per troy ounce pada 28 September 2026, level terendah sejak awal Agustus, seiring kenaikan harga minyak yang memicu kekhawatiran inflasi dan ekspektasi suku bunga AS yang lebih tinggi.

Sinyal Teknikal Mulai Berubah

Analis Dupoin Futures, Geraldo Kofit, menilai pergerakan emas pada timeframe H1 mulai menunjukkan perubahan momentum. Setelah tertekan hingga area 4.110, harga emas membentuk rejection dan mulai membangun swing low yang berpotensi menjadi support baru. Selama area tersebut mampu bertahan, emas dinilai masih berpeluang bergerak naik menuju area resistance 4.202-4.215.

Bacaan Lainnya

Baca juga:

Sebaliknya, apabila swing low tersebut gagal dipertahankan, peluang pelemahan lanjutan tetap terbuka. Karena itu, kemampuan harga bertahan di atas level support disebut menjadi faktor penentu keberlanjutan rebound dalam jangka pendek.

Faktor Fundamental Masih Membayangi

Dari sisi fundamental, tekanan terhadap emas datang dari kenaikan imbal hasil US Treasury serta ekspektasi kebijakan moneter Federal Reserve yang relatif ketat. The Fed sebelumnya menaikkan suku bunga ke kisaran 3,75%-4,00% pada September. Namun, pernyataan terbaru Presiden Federal Reserve Bank of New York, John Williams, mengindikasikan bank sentral masih punya waktu mengevaluasi data sebelum menentukan langkah berikutnya, sehingga pasar kembali mencermati data inflasi dan ketenagakerjaan AS.

Kombinasi faktor teknikal dan fundamental ini membuat pergerakan emas berpotensi tetap volatil dalam perdagangan jangka pendek, dengan arah selanjutnya bergantung pada kebijakan The Fed, data ekonomi AS, pergerakan dolar, imbal hasil Treasury, dan perkembangan geopolitik global.

Sumber: PT. Dupoin Futures Indonesia.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan