
PT Kereta Api Logistik (KAI Logistik), anak usaha PT Kereta Api Indonesia (Persero), mencatatkan lebih dari 138 ribu ekor hewan peliharaan yang dikirim melalui layanannya hingga triwulan III 2026. Angka tersebut tumbuh 19% dibandingkan periode yang sama pada tahun sebelumnya.
Khusus pada triwulan III 2026, perusahaan melayani pengiriman 47.746 ekor hewan peliharaan, naik 15% dari 41.404 ekor pada periode yang sama tahun 2025. KAI Logistik menyebut tren ini sebagai indikator positif bagi pengembangan layanannya di tengah kebutuhan masyarakat yang semakin beragam.
Baca juga:
- KAI Logistik Express 2026: Layani 2 Juta Kiriman hingga Juli
- KAI Logistik Angkut 90 Ribu Hewan Peliharaan Semester I 2026
Hewan Peliharaan Kini Jadi Bagian Keluarga
Pertumbuhan ini sejalan dengan hasil survei Pet Industry in Indonesia yang dirilis JAKPAT pada Maret 2026. Dari 1.254 responden, 52% mengaku memiliki hewan peliharaan. Sebanyak 63% responden memelihara hewan untuk membantu mengurangi stres dan meningkatkan suasana hati, sementara 62% menjadikan hewan peliharaan sebagai teman di rumah.
Direktur Pengembangan Usaha KAI Logistik, Aniek Dwi Deviyanti, mengatakan ikatan emosional pemilik dengan hewan peliharaannya membuat layanan pengiriman tidak lagi sekadar soal mobilitas, melainkan juga soal kepercayaan terhadap proses penanganan dan kesejahteraan hewan selama perjalanan.
Sebagai langkah penyempurnaan layanan, KAI Logistik berencana menambahkan pemeriksaan kesehatan hewan sebelum keberangkatan. Perusahaan menyatakan akan terus mengevaluasi dan memperbaiki kualitas layanannya agar masyarakat semakin nyaman menggunakan jasa pengiriman hewan peliharaan.
Catatan Redaksi. Pengiriman hewan hidup lewat moda transportasi umum tunduk pada aturan khusus, biasanya mencakup kelayakan kandang, ventilasi, dan jarak maksimal perjalanan tanpa henti, karena hewan rentan stres dan dehidrasi selama transit. Pemeriksaan kesehatan sebelum keberangkatan yang disebut dalam artikel ini lazim disebut fit to travel, praktik umum di jasa logistik hewan untuk memastikan kondisi hewan stabil sebelum menempuh perjalanan jauh.
Sumber: PT Kereta Api Logistik (KAI Logistik).





