
18 Mei 2026 – Universitas Kristen Duta Wacana (UKDW) Yogyakarta kembali menggelar EduCareer Connect 2026 bertajuk “From Campus to Career: Connecting Education, Opportunities, and Global Futures” di Atrium Agape UKDW, Selasa (12/5/2026). Kegiatan ini mempertemukan mahasiswa dengan berbagai perusahaan, lembaga pendidikan, dan mitra industri untuk membuka akses karier, magang, beasiswa, hingga peluang global.
EduCareer Connect 2026 terselenggara melalui kolaborasi antara Biro Kemahasiswaan, Alumni, dan Pengembangan Karir (Biro 3) bersama Biro Kerja Sama dan Relasi Publik (Biro 4). Acara ini mendapat antusiasme tinggi dari mahasiswa maupun masyarakat umum yang hadir sepanjang kegiatan.
EduCareer Connect 2026 menghadirkan tiga program utama, yaitu job fair, scholarship and study fair, serta internship and international program opportunities. Melalui program tersebut, UKDW menyediakan ruang bagi mahasiswa dan alumni untuk memperoleh informasi pendidikan, pengembangan karier, hingga kesempatan membangun jejaring profesional secara langsung.
Rektor UKDW, Dr.-Ing. Wiyatiningsih, S.T., M.T., menyampaikan apresiasi kepada seluruh mitra yang telah berpartisipasi dalam kegiatan tersebut. Menurutnya, kolaborasi antara perguruan tinggi dan industri perlu terus dikembangkan untuk mendukung pengembangan mahasiswa.
“Terima kasih sudah menjadi bagian dari EduCareer Connect. Kami berharap kolaborasi ini tidak berhenti sampai di sini, tetapi dapat terus berkembang melalui berbagai bentuk kerja sama,” ujarnya.
Menurut Wiyatiningsih, kerja sama antara kampus dan industri tidak hanya berkaitan dengan rekrutmen tenaga kerja. Kemitraan juga dapat diwujudkan melalui program beasiswa, kegiatan Tri Dharma Perguruan Tinggi, pengembangan kompetensi mahasiswa, hingga kolaborasi internasional.
Sesi talkshow pertama bertajuk “Bridging Academia and Industry: Preparing Students for the Future of Digital Innovation” menghadirkan General Manager Nexience Technologies Pte. Ltd., Chris Wang, MBA dari China.
Dalam sesi tersebut, mahasiswa diperkenalkan pada perkembangan industri teknologi, tren inovasi digital, serta kompetensi yang dibutuhkan dalam ekonomi modern. Pembahasan juga menyoroti pentingnya pengalaman praktis, pengembangan keterampilan relevan, dan pola pikir adaptif selama menempuh pendidikan tinggi.
Dalam kesempatan tersebut, Kepala Biro 4 UKDW, Pdt. Jeniffer Fresy Porielly Wowor, M.A., Ph.D., menyampaikan bahwa mahasiswa perlu memanfaatkan kegiatan ini untuk memperluas wawasan, membangun relasi, dan mengenal kebutuhan dunia kerja secara langsung.
“Mahasiswa tidak hanya belajar teori di kelas, tetapi juga perlu memahami bagaimana ilmu yang dimiliki dapat diterapkan dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat,” ujarnya.
Sementara itu, sesi kedua bertajuk “Kompetensi Unggul (Soft Skills dan Hard Skills) Lulusan Perguruan Tinggi yang Dibutuhkan dalam Dunia Kerja Saat Ini” menghadirkan Business International Group Director Orang Tua Group, Dr. Yosua Jap, SE., S.Th., M.Th., CBC, CHCCM.
Dalam talkshow tersebut, mahasiswa memperoleh wawasan mengenai kompetensi yang paling dibutuhkan di dunia kerja saat ini. Pembahasan menekankan pentingnya keseimbangan antara hard skills, seperti kemampuan teknis dan pengetahuan bidang studi, dengan soft skills, seperti komunikasi, kepemimpinan, kolaborasi, dan kemampuan beradaptasi.
Melalui sesi ini, mahasiswa diharapkan mampu memahami ekspektasi industri sekaligus menyusun strategi pengembangan diri sejak dini agar memiliki daya saing yang lebih kuat sebagai lulusan perguruan tinggi.
EduCareer Connect 2026 melibatkan berbagai perusahaan dan institusi pendidikan, di antaranya Olympic Group, Orang Tua Group, Toyota Astra Financial Services, Kapal Api Group, Bank Mandiri, Bank BPD DIY, Ambarrukmo Group Yogyakarta, RS Dr. Oen Solo Baru, Nusantara Sakti, Champion Multikarya Pandhega, Kinobi, IDP Consulting Indonesia, Nexlence Technologies Pte. Ltd, Aalto University, Central International Education, Taiwan Education Center, hingga Lembaga Indonesia Jerman.
Melalui EduCareer Connect 2026, UKDW terus memperkuat sinergi antara perguruan tinggi dan industri guna mempersiapkan mahasiswa yang adaptif, kompetitif, dan siap menghadapi tantangan dunia kerja global.









