Susah Tidur Saat PMS? Ini 4 Cara Mengatasinya

Susah Tidur Saat PMS? Ini 4 Cara Mengatasinya
Ilustrasi (AI)

Menjelang menstruasi, banyak perempuan mengalami gejala sindrom pramenstruasi (PMS) seperti perut kembung, payudara sensitif, perubahan suasana hati, hingga kecemasan yang berujung pada sulit tidur. Padahal istirahat malam yang cukup penting agar tubuh tetap bugar menjalani aktivitas keesokan harinya.

Mengapa PMS Bisa Mengganggu Tidur

Secara biologis, penurunan hormon progesteron menjelang haid mengurangi efek menenangkan alami pada tubuh, sementara kenaikan suhu basal membuat tubuh lebih mudah gerah dan berkeringat di malam hari. Ditambah rasa cemas yang membuat otak sulit masuk ke fase tidur dalam, kombinasi ini membuat malam-malam sebelum haid terasa lebih panjang dan melelahkan.

Bacaan Lainnya

Cara Menyiasati Agar Tidur Tetap Nyenyak

  • Lakukan ritual sebelum tidur seperti mandi air hangat dan aromaterapi untuk merelaksasi tubuh.
  • Batasi gula, kafein, dan garam saat makan malam agar tidak memicu insomnia dan perut kembung.
  • Lakukan peregangan ringan atau pose child’s pose untuk meredakan pegal menjelang tidur.
  • Hindari gadget minimal 30 menit sebelum tidur agar produksi melatonin tidak terganggu.

Selain mengatur pola hidup, rasa cemas akan kebocoran saat tidur juga kerap mengganggu kualitas istirahat di masa ini. Karena itu, pemilihan pembalut malam dengan daya tampung dan proteksi anti-bocor yang memadai turut berperan agar tidur lebih tenang. PT Uni-Charm Indonesia, Tbk misalnya menghadirkan varian pembalut malam dengan fitur penyerapan maksimal, lapisan penahan cairan yang mengikuti lekuk tubuh, pelindung samping anti-bocor, serta permukaan lembut untuk mengurangi gesekan pada kulit sepanjang malam.

Sumber: PT Uni-Charm Indonesia, Tbk.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan