Biaya Suntik Autoimun Rp45 Juta: Cerita Nasabah Prudential Syariah

Biaya Suntik Autoimun Rp45 Juta: Cerita Nasabah Prudential Syariah

Muhammad Ardiansyah, seorang kepala keluarga, membagikan pengalamannya menghadapi penyakit autoimun psoriasis yang ia idap sejak dua tahun setelah menjadi peserta asuransi kesehatan syariah pada 2020. Kesadarannya akan pentingnya perlindungan kesehatan tumbuh setelah ia mendampingi orang tuanya menjalani pengobatan diabetes dan melihat langsung besarnya biaya medis yang harus ditanggung.

Suntikan Rutin dengan Biaya Puluhan Juta Rupiah

Pada tahap awal pengobatan, Ardiansyah menjalani suntikan sebanyak 15 hingga 18 kali per bulan, dengan biaya satu kali suntikan dapat mencapai sekitar Rp45 juta. Kini, sesuai arahan dokter, jadwal suntik telah berkurang menjadi setiap dua bulan sambil efektivitas terapinya terus dipantau. Meski frekuensinya menurun, besarnya nilai perawatan tetap menuntut kesiapan finansial yang matang agar kondisi ekonomi keluarga tidak terganggu.

Bacaan Lainnya

Menurut Ardiansyah, perlindungan yang ia miliki membantu menanggung biaya perawatan tersebut, dengan proses klaim, perawatan, hingga kepulangan dari rumah sakit yang berjalan mudah. Istrinya, Lili Yani Hasibuan, menambahkan bahwa perlindungan kesehatan menjadi penting karena ketika pencari nafkah menghadapi risiko kesehatan, keluarga tidak hanya menghadapi kekhawatiran atas kondisi kesehatan, tetapi juga potensi berkurangnya penghasilan bersamaan dengan kebutuhan biaya perawatan.

Pentingnya Persiapan Sebelum Sakit Muncul

Chief Customer Marketing Officer Prudential Syariah, Vivin Arbianti Gautama, menyatakan bahwa perawatan jangka panjang dapat berdampak pada kesehatan maupun kondisi finansial keluarga, sehingga perusahaan berupaya memastikan peserta tidak menjalani proses tersebut sendirian. Pengalaman Ardiansyah juga mencerminkan prinsip ta’awun atau tolong-menolong antar peserta melalui dana tabarru’ dalam skema asuransi syariah.

Dari pengalamannya, Ardiansyah mengimbau masyarakat untuk mempersiapkan perlindungan kesehatan sejak dini, selagi masih sehat, bukan setelah penyakit muncul. Tanpa persiapan finansial yang memadai, biaya medis yang besar berpotensi menggerus tabungan dan mengganggu rencana keuangan keluarga dalam jangka panjang.

Sumber: Prudential Syariah (PT Prudential Sharia Life Assurance).

Pos terkait

Tinggalkan Balasan