
Kebutuhan mobilitas masyarakat yang terus berkembang membuat semakin banyak konsumen mempertimbangkan kendaraan baru untuk menunjang aktivitas sehari-hari. Di tengah beragamnya pilihan mobil, termasuk kendaraan dengan teknologi elektrifikasi, keputusan membeli mobil kini tidak hanya soal model dan fitur, tetapi juga perencanaan finansial yang matang.
Menjawab kebutuhan tersebut, PT BRI Multifinance Indonesia atau BRI Finance menghadirkan skema pembiayaan mobil baru dengan bunga mulai dari 3,33% flat per tahun dan pilihan tenor hingga lima tahun. Skema ini dirancang untuk memberi fleksibilitas bagi konsumen dalam merencanakan kepemilikan kendaraan sesuai kebutuhan dan kemampuan finansial masing-masing.
Baca juga:
- BRI Finance Tawarkan Pembiayaan Motor Baru 2026, Bunga 0,7%
- BRI Flash: Pinjaman Jaminan Kendaraan BRI Finance hingga Rp500 Juta
Perencanaan Finansial Jadi Kunci
Corporate Secretary BRI Finance, Aditia Fakhri Ramadhani, mengatakan bahwa mobil baru dapat menjadi bagian dari upaya masyarakat meningkatkan kenyamanan beraktivitas, mulai dari perjalanan ke tempat kerja, kebutuhan keluarga, hingga perjalanan bersama orang-orang terdekat. Namun ia menekankan bahwa keputusan pembelian perlu diimbangi dengan perencanaan finansial yang matang.
Menurutnya, konsumen perlu mempertimbangkan berbagai aspek sebelum menentukan kendaraan, seperti kebutuhan penggunaan sehari-hari, kapasitas dan kenyamanan, fitur keselamatan, hingga total biaya kepemilikan. Pemilihan skema pembiayaan juga perlu disesuaikan agar kewajiban pembayaran tetap terukur dan tidak mengganggu kebutuhan finansial lainnya.
Dengan pilihan pembiayaan yang fleksibel dan kompetitif, BRI Finance menyatakan akan terus memperkuat perannya dalam mendukung kebutuhan mobilitas masyarakat sekaligus membantu konsumen mewujudkan rencana memiliki kendaraan yang sesuai kebutuhan.
Catatan Redaksi. Bunga flat berarti persentase dihitung dari pokok pinjaman awal secara tetap setiap bulan, berbeda dari bunga efektif yang dihitung dari sisa pokok yang terus berkurang. Karena itu, angka bunga flat biasanya terlihat lebih kecil di atas kertas, tetapi total bunga efektif yang dibayarkan sepanjang tenor bisa setara atau lebih tinggi dibanding persentase yang tertera.
Sumber: PT BRI Multifinance Indonesia (BRI Finance).





