Costive Rilis Soft Luck, Gandeng Manda dari Drizzly

Costive Rilis Soft Luck, Gandeng Manda dari Drizzly

Band alternative-rock asal Malang, Costive, merilis single terbaru bertajuk “Soft Luck”. Lagu ini mengusung nuansa musik yang lembut namun emosional, mengangkat tema rasa syukur atas kehadiran seseorang yang tetap bertahan dan memberi arti dalam hidup di tengah segala ketidaksempurnaan sebuah hubungan.

Vokalis Costive, Aldy, yang juga menulis lagu ini mengungkapkan bahwa “Soft Luck” lahir dari pengalaman pribadinya. Ia menyebut lagu tersebut sebagai bentuk pengakuan jujur atas dukungan orang-orang yang membuatnya bisa bertahan hingga titik sekarang.

Bacaan Lainnya

Baca juga:

Kolaborasi dengan Manda dari Drizzly

Dalam penggarapannya, Costive yang beranggotakan Aldy (vokal), Poteh (gitar utama), Marcellino (gitar ritme), Reyhan (bass), dan Ivan (drum) menghadirkan sentuhan vokal dari Manda, vokalis band Drizzly asal Surabaya, sebagai kolaborator di lagu ini. Proses produksi ditangani Marcellino di H4ze Studio, rekaman drum oleh Ivan di Virtuoso Music Studio Malang, sementara mixing dan mastering dikerjakan Yudhistiro Lilo P. di W8 Project Studio.

Proses penciptaan lagu ini berlangsung cukup panjang, dimulai dari tahap workshop dan brainstorming pada pertengahan September 2025, rampung awal Desember 2025, hingga akhirnya diselesaikan penuh pada pertengahan Maret 2026. Single ini resmi dirilis pada 15 Mei 2026 di seluruh platform digital streaming di bawah naungan Haum Entertainment.

“Soft Luck” merupakan single ketiga yang akan masuk dalam EP berisi enam lagu yang sedang disiapkan Costive, melengkapi dua single sebelumnya, “Gone But Never Gone” dan “Outworn”.

Catatan Redaksi. Mixing adalah proses menyeimbangkan dan memadukan seluruh elemen suara, vokal, gitar, bass, drum, dalam satu rekaman agar terdengar selaras, sementara mastering adalah tahap akhir menyempurnakan kualitas suara keseluruhan sebelum dirilis ke platform streaming. EP atau extended play adalah format rilisan berisi beberapa lagu, biasanya empat hingga enam, lebih pendek dari album penuh namun lebih panjang dari single, lazim dipakai band untuk menguji respons publik secara bertahap sebelum merilis album utuh.

Sumber: Costive, melalui Haum Entertainment.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan