
Komunitas Pengusaha Tangan Di Atas (TDA) menggelar Musyawarah Kerja Nasional (MUKERNAS) TDA 9.0 pada 13-15 Oktober 2026 di Hotel Mercure Grand Mirama, Surabaya. Acara ini mempertemukan sekitar 500 pengurus dan pengusaha dari jaringan TDA yang tersebar di 119 daerah di Indonesia.
Mengangkat tema “Memperluas Dampak Wirausaha bagi Ekonomi Nasional melalui Penguatan Bisnis dan Kemitraan Usaha Berbasis Teknologi”, acara ini dirancang bukan sekadar forum konsolidasi organisasi, melainkan juga ruang mempererat hubungan antarpengusaha lintas daerah.
Olahraga, Wisata Kota, hingga Gala Dinner
Rangkaian MUKERNAS dibuka dengan kegiatan santai seperti mini soccer dan padel melalui TDA Club, dilanjutkan dengan Surabaya Sightseeing City Tour yang mengenalkan sisi pariwisata dan kuliner Kota Pahlawan. Malam harinya, Gala Dinner menjadi ajang berkumpul sekaligus penguatan jejaring dan agenda kemitraan. Pada hari berikutnya digelar Surabaya Night Experience, Fun Run, serta perjalanan Bromo Escape.
Penguatan Kapasitas Bisnis dan Kemitraan
Di sisi lain, peserta juga mengikuti HR Workshop, sesi Business Growth Journey bersama CEO Asuka Engineering Alfan Wahyuddin, serta Leadership Camp. Chief Entrepreneur Development TDA 9.0, Dedy Syandera Putera, menekankan pentingnya peningkatan kapasitas pengusaha agar peluang ekonomi dapat dimanfaatkan secara maksimal. Dalam kesempatan itu, TDA juga memperkuat kerja sama dengan tujuh mitra strategis, yakni Podomoro University, Ciputra University, Kandela, IDCloudHost, IDEA, JNE, dan Asia Coach.
Presiden TDA 9.0, Ferdian Brilian, menyampaikan bahwa jaringan komunitas harus memberi manfaat nyata bagi pertumbuhan usaha anggotanya. TDA membuka kesempatan bagi pengusaha maupun calon pengusaha untuk bergabung melalui platform TDA Passport serta mengakses pembelajaran bisnis melalui TDA Academy.
Catatan Redaksi. Musyawarah Kerja Nasional atau Mukernas adalah forum pengambilan keputusan periodik yang lazim dipakai organisasi dan komunitas di Indonesia untuk mengevaluasi program serta menyusun arah kerja ke depan, semacam rapat kerja nasional pada asosiasi profesi atau koperasi. Kemitraan dengan kampus, penyedia hosting, hingga jasa ekspedisi dalam komunitas bisnis semacam ini umumnya berfungsi sebagai akses praktis bagi anggota, misalnya pelatihan, infrastruktur digital, atau distribusi, tanpa harus mencari mitra sendiri satu per satu.
Sumber: Komunitas Pengusaha Tangan Di Atas (TDA).





