
Banyak pelaku usaha kecil mengganti jenis dagangan begitu produk yang dijual mulai sepi peminat. Namun menurut PT Bank Neo Commerce Tbk, langkah ini tidak selalu tepat jika dilakukan tanpa evaluasi, karena justru bisa membuat pengelolaan usaha semakin sulit terarah.
Kenapa Pelaku Usaha Gampang Ganti Haluan
Ada beberapa pemicu umum: mengikuti tren pasar yang sedang populer, penjualan yang tidak sesuai target, hingga minimnya perencanaan modal dan biaya operasional sejak awal. Padahal, penjualan yang lesu belum tentu karena produknya salah — bisa jadi karena harga, promosi, lokasi, atau target konsumen yang kurang tepat.
Empat Langkah Sebelum Memutuskan Ganti Produk
Sebelum beralih ke jenis jualan baru, pelaku usaha disarankan melakukan empat hal: mengevaluasi data penjualan secara berkala, menghitung biaya dan keuntungan secara rinci, mengenali kebutuhan pasar yang sebenarnya, serta menguji produk baru dalam skala kecil sebelum menambah modal lebih besar.
Pisahkan Rekening Pribadi dan Usaha
Selain soal produk, pengelolaan keuangan juga jadi kunci. Mencampur uang pribadi dan uang usaha dalam satu rekening membuat pelaku usaha sulit mengetahui modal, keuntungan, dan kewajiban yang sebenarnya. Memiliki rekening khusus usaha memudahkan pencatatan transaksi, terutama bagi yang menjalankan beberapa jenis jualan sekaligus.
Untuk mendukung kebutuhan itu, Neo Bisnis dari aplikasi neobank menyediakan rekening khusus usaha dengan fitur QRIS merchant, penerimaan dana dalam satu akun, serta transfer antarbank tanpa biaya sesuai ketentuan yang berlaku.
Catatan Redaksi. QRIS merchant adalah kode pembayaran digital berstandar Bank Indonesia yang memungkinkan satu kode dipakai lintas aplikasi dompet digital dan bank, sehingga pelaku usaha tak perlu memasang banyak kode berbeda. Memisahkan rekening pribadi dan usaha juga mempermudah penghitungan harga pokok produksi, yakni total biaya bahan, operasional, dan tenaga kerja per produk, yang jadi dasar menentukan apakah suatu barang benar-benar untung sebelum diputuskan ganti jualan.
Sumber: PT Bank Neo Commerce Tbk.





