Racing Transaksi QRIS BRI 2026: 300 UMKM Yogyakarta Ikut Program Ini

Racing Transaksi QRIS BRI 2026: 300 UMKM Yogyakarta Ikut Program Ini
Ilustrasi (AI)

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk melalui Branch Office Yogyakarta Katamso memperkuat dorongan digitalisasi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Daerah Istimewa Yogyakarta. Langkah ini diwujudkan lewat partisipasi BRI dalam kegiatan Gathering UMKM Sibakul Jogja bersama Dinas Koperasi dan UKM DIY, yang menghadirkan program Racing Transaksi QRIS sekaligus apresiasi bagi pengguna QRIS aktif.

300 Peserta, Enam Kelas Belajar

Program sosialisasi Racing Transaksi QRIS UMKM DIY berlangsung sejak September hingga November 2026 di Dinas Koperasi dan UKM DIY, Jalan HOS Cokroaminoto, Kota Yogyakarta. Sebanyak 300 pelaku UMKM dibagi ke dalam enam kelas pembelajaran untuk memperoleh edukasi mengenai pemanfaatan QRIS dalam transaksi usaha. Hingga Oktober 2026, kegiatan ini telah berjalan dua batch, yakni pada 23–24 September dan 7–8 Oktober 2026.

Bacaan Lainnya

Selain sosialisasi, BRI juga menjalankan program apresiasi transaksi QRIS selama enam bulan, terhitung Oktober 2026 hingga Maret 2027. Program ini memberikan penghargaan kepada peserta dengan jumlah transaksi QRIS tertinggi selama periode berjalan. Syarat mengikuti program antara lain memiliki rekening tabungan BRI aktif; bagi yang belum memiliki, pembukaan rekening dapat dilakukan langsung di lokasi kegiatan.

Branch Office Head BRI Yogyakarta Katamso, Irfan Muchsin Pratama, menyebut program ini sebagai langkah nyata memperluas pemanfaatan layanan keuangan digital sekaligus memperkuat pendampingan UMKM di DIY. “BRI ingin mendorong pelaku UMKM agar semakin memahami dan memanfaatkan transaksi digital sebagai bagian dari pengembangan usaha,” ujarnya.

BRI menekankan bahwa penggunaan QRIS memungkinkan pelaku usaha menerima pembayaran dari berbagai aplikasi tanpa perlu kode QR berbeda-beda, sekaligus mengurangi ketergantungan pada transaksi tunai dan memudahkan pencatatan keuangan. Pelaku UMKM diimbau tetap memeriksa notifikasi dan bukti transaksi, serta menjaga kerahasiaan PIN dan kode OTP agar tidak disalahgunakan pihak lain.

Irfan menambahkan, sinergi antara BRI, Dinas Koperasi dan UKM DIY, serta komunitas Sibakul Jogja diharapkan menjadi katalis pertumbuhan UMKM yang lebih kompetitif dan berkontribusi pada perekonomian daerah.

Catatan Redaksi. QRIS merupakan standar kode QR yang ditetapkan Bank Indonesia agar satu kode bisa menerima pembayaran dari berbagai aplikasi dompet digital maupun bank, menggantikan kebutuhan pedagang memasang kode QR terpisah untuk setiap penyedia layanan. Imbauan menjaga kerahasiaan PIN dan OTP penting karena keduanya adalah kunci otorisasi transaksi, sehingga kebocoran pada dua data ini jadi celah utama penipuan di sekitar sistem pembayaran digital.

Sumber: PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI).

Pos terkait

Tinggalkan Balasan