KAI Bandara Angkut 1 Juta Penumpang Rute Medan-Lubuk Pakam

KAI Bandara Angkut 1 Juta Penumpang Rute Medan-Lubuk Pakam
Ilustrasi (AI)

PT Railink atau KAI Bandara mencatat sebanyak 1 juta pergerakan penumpang pada layanan kereta api relasi Medan–Lubuk Pakam dan sebaliknya selama periode 1 Juli hingga 30 September 2026. Capaian ini mencerminkan tingginya minat masyarakat Sumatera Utara terhadap moda transportasi kereta api untuk mendukung mobilitas harian dan konektivitas antarwilayah.

Di luar layanan transportasi, KAI Bandara juga menjalankan program tanggung jawab sosial perusahaan dengan menyalurkan bantuan ke Panti Asuhan Al Washliyah Lubuk Pakam. Sebanyak 50 paket bantuan berupa tas sekolah, alat tulis, dan sembako diserahkan untuk mendukung kebutuhan pendidikan anak-anak sekaligus kebutuhan pokok panti asuhan.

Bacaan Lainnya

Baca juga:

Bantuan Diserahkan Langsung

Bantuan tersebut diserahkan oleh perwakilan KAI Bandara, Sosiawan Putra, dan diterima oleh pengurus panti asuhan, Muhammad Khairi Kifrawi. Sosiawan menyampaikan bahwa kehadiran perusahaan tidak hanya soal menyediakan transportasi yang aman dan nyaman, tetapi juga memberi manfaat nyata bagi masyarakat sekitar wilayah operasional.

Ia berharap bantuan perlengkapan sekolah dapat memacu semangat belajar anak-anak panti asuhan, sementara bantuan sembako membantu meringankan kebutuhan operasional sehari-hari panti. Kegiatan ini disebut sebagai bagian dari komitmen berkelanjutan KAI Bandara untuk tumbuh bersama masyarakat di sekitar jalur operasionalnya.

Informasi lebih lanjut mengenai jadwal, tarif, dan pemesanan tiket KAI Bandara dapat diakses melalui situs resmi PT Railink atau akun media sosial resmi perusahaan.

Catatan Redaksi. KAI Bandara atau Railink awalnya dikenal sebagai operator kereta Kualanamu yang menghubungkan Medan dengan bandara. Namun sejak layanan Sri Lelawangsa berjalan, perusahaan ini juga mengoperasikan rute lokal seperti Medan-Lubuk Pakam yang tidak menuju bandara, sehingga berfungsi pula sebagai transportasi harian warga di sepanjang jalurnya, bukan semata layanan penumpang pesawat.

Sumber: PT Railink (KAI Bandara).

Pos terkait

Tinggalkan Balasan