
Perakitan rangka baja kini banyak dipindahkan dari lokasi proyek ke bengkel. Pemotongan dan pengelasan besi CNP dilakukan lebih dulu di tempat yang terkendali, lalu komponennya baru dikirim dan dirangkai di lapangan. Pendekatan ini diklaim mempercepat penyelesaian proyek karena pekerjaan tidak lagi terganggu cuaca maupun kesulitan bekerja di ketinggian.
Bengkel Lebih Terkendali daripada Lapangan
Di bengkel, komponen bisa diputar ke posisi paling mudah dikerjakan, sementara pengelasan di lokasi sering harus dilakukan dari bawah dengan postur yang menyulitkan. Penggunaan mal atau jig juga memungkinkan satu ukuran dipakai berulang kali dengan hasil yang konsisten, sehingga jumlah pekerja di ketinggian pun berkurang drastis.
Percepatan Nyata, tapi Biaya Bertambah
Riset yang dimuat jurnal SINERGI pada 2026 membandingkan metode ini dengan cara konvensional pada proyek gedung kantor di Purworejo. Hasilnya, durasi pengerjaan terpangkas dari 150 hari menjadi 87 hari, atau sekitar 42 persen lebih cepat. Namun biayanya justru 18,11 persen lebih tinggi, setara sekitar Rp559 juta pada proyek tersebut. Artinya, kecepatan yang didapat bukan tanpa harga, dan sepadan atau tidaknya tergantung pada nilai waktu bagi pemilik proyek, misalnya denda keterlambatan atau potensi pendapatan yang hilang.
Konsistensi Material Jadi Penentu
Keberhasilan metode ini sangat bergantung pada keseragaman dimensi besi CNP yang dipakai. Jika ukuran aktual material menyimpang dari yang dipakai saat membuat mal, lubang baut bisa tidak bertemu dan panjang batang meleset, sehingga perakitan yang seharusnya cepat berubah menjadi pekerjaan penyetelan ulang di lokasi. Hal yang perlu dipastikan sebelum fabrikasi dimulai antara lain tebal aktual batang, keseragaman panjang antar batang, kelurusan profil, serta kesamaan lot pengiriman untuk komponen yang akan disatukan.
CV Sentral Besi Pratama Putra di Sepanjang, Sidoarjo, menyediakan berbagai profil baja untuk kebutuhan fabrikasi semacam ini, termasuk besi CNP dalam beragam ukuran tinggi dan ketebalan bagi bengkel maupun kontraktor yang bekerja dengan toleransi ketat.
Catatan Redaksi. CNP adalah sebutan untuk profil baja berbentuk C (canal profile), lazim dipakai sebagai rangka karena ringan namun kaku. Mal atau jig berfungsi sebagai cetakan pemandu agar posisi lubang baut dan panjang potongan selalu sama di setiap batang, sehingga jika dimensi baja yang datang sedikit berbeda dari yang dipakai saat membuat jig, ketidakcocokan kecil itu bisa menumpuk dan membuat komponen sulit disatukan di lapangan. Artikel ini bersumber dari CV Sentral Besi Pratama Putra, pemasok profil baja CNP yang disebut di dalamnya.
Sumber: CV Sentral Besi Pratama Putra.





