
Yayasan Al Qohhar kembali menggelar pertemuan rutin bulanan sekaligus penyerahan santunan bagi anak yatim dan yatim piatu binaannya. Acara yang berlangsung di Masjid Al Qohhar, Sawangan, Depok, pada Minggu (4/10/2026) dihadiri Pembina Yayasan H. Robert Nitiyudo Wachjo beserta keluarga, Ketua Yayasan Kartono Warigogung, pengurus, serta tokoh masyarakat.
Pertemuan kali ini dihadiri sekitar 865 anak yatim dan 367 anak yatim piatu binaan. Selain penyerahan santunan, kegiatan diisi dengan tausiah, silaturahmi, serta permainan dan hiburan untuk anak-anak. Dalam tausiahnya, H. Robert berpesan agar anak-anak senantiasa berdzikir dan bersyukur, yang menurutnya menjadi kunci keberkahan hidup.
Pendampingan Kesehatan Hingga Tuntas
Komitmen yayasan tidak berhenti pada santunan bulanan, tetapi juga pendampingan kesehatan. Salah satu contohnya adalah Wildan, anak binaan yang hampir kehilangan penglihatan, yang sempat diberangkatkan berobat ke Singapura hingga bisa melihat kembali. Ada pula anak binaan pengidap kanker darah yang sebelumnya lumpuh dan kini berangsur bisa berjalan. Untuk mendukung layanan kesehatan, yayasan menyediakan dokter, klinik umum dan gigi, kunjungan psikolog, serta akses ke rumah sakit spesialis. H. Robert bahkan berencana membangun rumah sakit sendiri agar penanganan anak-anak binaan lebih efisien.
Ketua Yayasan Kartono Warigogung menegaskan bahwa amanat yayasan sejak awal memang mengurus kebutuhan menyeluruh anak yatim, mulai dari pendidikan, kesehatan, makanan, hingga tempat tinggal. Berdiri sejak 9 Juli 2003 dan bermula dari sebuah majelis ta’lim, Yayasan Al Qohhar kini telah mendampingi lebih dari 1.200 anak binaan selama 23 tahun perjalanannya.
Bantuan yang diberikan juga meliputi beasiswa, kebutuhan sekolah, renovasi rumah, hingga fasilitas seperti laptop, ponsel, sepeda listrik, dan sepeda motor sesuai kebutuhan. Yayasan juga membina bakat anak-anak melalui les bahasa Inggris, jujutsu, dan renang, serta bekerja sama dengan Universitas Binawan dan sebuah lembaga pelatihan kerja di Lampung. Beberapa anak binaan, seperti Anaya Syakira Abimanyu dan Mitsuhana Kazuko Minakoshi, mengaku merasakan sosok ayah pada diri H. Robert sekaligus dukungan nyata bagi cita-cita pendidikan mereka.
Sumber: Yayasan Al Qohhar.





