Huawei Cloud Rilis Produk AI Enterprise Baru di HUAWEI CONNECT 2026

Huawei Cloud Rilis Produk AI Enterprise Baru di HUAWEI CONNECT 2026

Huawei Cloud mengumumkan rangkaian produk AI enterprise terbaru pada hari kedua konferensi tahunan HUAWEI CONNECT 2026 di Shanghai. Dalam pidato utamanya, CEO Huawei Cloud sekaligus Director of the Board Huawei, Peter Zhou, memaparkan strategi perusahaan membangun infrastruktur cloud terbuka untuk mendukung berkembangnya AI berbasis agen atau agentic AI.

Infrastruktur dan Layanan Baru

Salah satu produk andalan yang diperkenalkan adalah AI Cluster Service (AICS) generasi terbaru, layanan komputasi yang diklaim mampu memulihkan gangguan dalam waktu 10 menit dan mendukung pelatihan AI secara stabil hingga lebih dari 40 hari, dengan throughput token 20 persen lebih tinggi dibanding generasi sebelumnya. Produk ini akan tersedia secara komersial di China pada akhir September, dan meluas ke pasar global mulai 30 November. Selain itu, Huawei Cloud juga merilis Context Memory Storage (CMS), solusi penyimpanan berskala petabyte yang diklaim dua kali lipat kapasitas kompetitor dan mempercepat pembacaan memori hingga 50 persen untuk mendukung tugas agen AI jangka panjang.

Bacaan Lainnya

Baca juga:

Platform Agen dan Ekosistem Industri

Di sisi platform pengembangan, Huawei Cloud memperluas AgentArts dan versi open source-nya, openJiuwen, yang membuka akses ke ribuan aset Model Context Protocol (MCP) untuk mempermudah perusahaan membangun agen AI sendiri. Platform ini telah digunakan lebih dari 100 pelanggan, termasuk lembaga pemerintah dan perusahaan teknologi, dan direncanakan tersedia secara komersial di pasar luar China pada 30 Desember. Huawei Cloud turut memperluas Industry AI Foundry dengan dua zona baru, yakni Smart Government Zone dan AI Hardware Zone, guna mempercepat adopsi AI di sektor pemerintahan dan perangkat pintar.

Menurut Peter Zhou, di era agentic, infrastruktur cloud dituntut tidak sekadar menyediakan daya komputasi, melainkan mampu mengoordinasikan sumber daya secara efisien dan menjalankan agen AI secara aman di lingkungan produksi nyata. Ia menegaskan Huawei Cloud akan terus mengembangkan infrastruktur, platform, dan ekosistem yang terbuka agar dapat bertumbuh bersama pelanggan dan mitra industrinya.

Catatan Redaksi. Agentic AI merujuk pada sistem AI yang tak hanya menjawab pertanyaan, tapi bisa merencanakan dan menjalankan serangkaian tindakan sendiri, sehingga butuh infrastruktur yang mampu menjaga konteks percakapan dalam waktu lama, itulah fungsi penyimpanan seperti Context Memory Storage. Adapun Model Context Protocol atau MCP adalah standar terbuka yang memungkinkan agen AI terhubung dan mengambil data dari berbagai aplikasi atau sumber lain dengan cara yang seragam, sehingga pengembang tidak perlu membuat integrasi terpisah untuk tiap aplikasi.

Sumber: Huawei Cloud.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan