
PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 2 Bandung mengimbau seluruh pengguna jasa kereta api untuk datang lebih awal ke stasiun pada Sabtu dan Minggu, 19-20 September 2026. Imbauan ini menyusul pelaksanaan event lari Pocari Sweat Run 2026 di Kota Bandung yang diperkirakan menyebabkan pengalihan dan rekayasa lalu lintas di sejumlah ruas jalan.
Manager Humasda KAI Daop 2 Bandung, Kuswardojo, menjelaskan bahwa penumpang yang berangkat dari Stasiun Bandung, Kiaracondong, dan Cimahi perlu memperhitungkan waktu tempuh menuju stasiun lebih matang. Pasalnya, rute event lari yang melibatkan banyak peserta berpotensi memperlambat arus kendaraan di jalan-jalan utama kota.
Boarding Ditutup 5 Menit Sebelum Keberangkatan
Kuswardojo mengingatkan bahwa proses boarding di ketiga stasiun tersebut ditutup 5 menit sebelum jadwal keberangkatan kereta. Ketentuan ini berkaitan dengan waktu yang dibutuhkan penumpang untuk berjalan dari pintu boarding menuju peron melalui fasilitas skybridge.
Dengan datang lebih awal, penumpang diharapkan memiliki waktu cukup untuk melewati proses pemeriksaan, boarding, hingga tiba di peron secara tertib sebelum kereta berangkat.
KAI Daop 2 Bandung memastikan pelayanan kepada penumpang tetap berjalan normal selama event lari berlangsung, sembari terus memantau dan berkoordinasi untuk mendukung kelancaran mobilitas masyarakat yang menggunakan moda kereta api.
Catatan Redaksi. Skybridge di stasiun kereta adalah jembatan penghubung yang dibangun di atas peron, biasanya menyatu dengan area komersial atau parkir, sehingga penumpang harus berjalan lebih jauh dan naik turun tangga atau eskalator sebelum sampai ke peron. Karena jarak tempuh ini, banyak stasiun besar menerapkan batas waktu penutupan boarding beberapa menit sebelum keberangkatan, bukan sekadar aturan ketat tanpa alasan, melainkan untuk memastikan kereta bisa berangkat tepat waktu sesuai jadwal yang saling terkait dengan perjalanan kereta lain di jalur yang sama.
Sumber: PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 2 Bandung.





