
Harga emas dunia atau XAUUSD kembali menjadi sorotan pelaku pasar pada perdagangan Rabu (16/9). Analisis dari Dupoin Futures menyebutkan bahwa logam mulia ini menunjukkan peluang penguatan setelah harga merespons positif area support penting di level 4.277.
Sinyal Teknikal Mengarah ke Penguatan
Pada grafik harian, XAUUSD tercatat mengalami rejection di level 4.277 yang kemudian diikuti pembentukan Swing Low valid dan pola Bullish Engulfing. Analis Dupoin Futures, Geraldo Kofit, menilai kombinasi sinyal ini mengindikasikan buyer mulai mengambil alih momentum jangka pendek setelah harga sempat tertekan. Jika momentum bullish ini bertahan, harga emas berpotensi menguji area resistance di kisaran 4.351 hingga 4.363.
Baca juga:
Tantangan dari Sisi Fundamental
Meski sinyal teknikal cenderung positif, kondisi fundamental masih membebani pergerakan emas. Kenaikan yield obligasi Treasury AS yang berada di sekitar 5%, penguatan dolar AS, serta tingginya harga minyak yang berisiko memicu ekspektasi inflasi menjadi faktor yang dapat membatasi ruang kenaikan XAUUSD. Ekspektasi bahwa The Federal Reserve akan mempertahankan suku bunga tinggi turut menambah tekanan terhadap aset tanpa imbal hasil seperti emas.
Di sisi lain, ketegangan geopolitik yang masih berlangsung di Timur Tengah memberi dukungan bagi emas sebagai aset safe haven, yang berpotensi menyeimbangkan tekanan dari penguatan dolar dan kenaikan yield. Dupoin Futures menyimpulkan bahwa arah pergerakan emas selanjutnya akan sangat bergantung pada keputusan dan sinyal kebijakan The Fed, pergerakan dolar AS dan yield Treasury, harga minyak, serta dinamika geopolitik global.
Sumber: Dupoin Futures (PT. Dupoin Futures Indonesia).





