Bathymetry Survey Itu Apa? Begini ROV Memetakan Dasar Laut

Bathymetry Survey Itu Apa? Begini ROV Memetakan Dasar Laut

Bathymetry survey atau survei batimetri adalah metode pengukuran kedalaman dan bentuk dasar perairan, mulai dari sungai, danau, hingga laut. Data ini menjadi dasar perencanaan alur pelayaran, pemasangan pipa dan kabel bawah laut, serta pemantauan sedimentasi di pelabuhan dan bendungan.

Metode utamanya menggunakan sensor echosounder, baik tipe single-beam yang menghasilkan garis kedalaman maupun multi-beam yang mampu memetakan area lebih luas. Sensor ini kini dipasang pada dua jenis wahana: unmanned surface vehicle (USV) untuk memetakan permukaan area luas, dan remotely operated vehicle (ROV) yang turun langsung ke dasar untuk memetakan sekaligus memeriksa struktur dari dekat.

Bacaan Lainnya

Peran ROV dalam Pemetaan Dasar Perairan

Di titik inilah ROV menjadi kunci. Salah satu lini produk yang mendukung kebutuhan ini adalah QYSEA FIFISH, yang dilengkapi QY-BT atau Smart Bathymetry Survey Tool untuk mendigitalkan dan memvisualkan kondisi dasar perairan secara langsung. Untuk pekerjaan berat, tersedia FIFISH X1, platform misi dengan bobot sekitar 30 kilogram dan sistem tool dock yang dapat berganti perangkat, dari ultrasonic thickness gauge hingga lengan robotik untuk keperluan non-destructive testing (NDT). Sementara untuk mobilitas tinggi, FIFISH E-Master yang lebih ringan, sekitar 6 kilogram, menjadi pilihan yang lebih gesit di lapangan.

Penerapan teknologi ini cukup luas. Di sektor minyak dan gas lepas pantai, bathymetry survey dan ROV digunakan untuk memeriksa pipa bawah laut serta tiang anjungan. Di sektor energi terbarukan, survei dasar laut mendukung proses pemasangan turbin angin lepas pantai. Sementara di pelabuhan dan bendungan, pemetaan dasar perairan membantu menjaga keselamatan struktur dan kelancaran alur pelayaran.

Solusi ROV QYSEA untuk kebutuhan bathymetry survey ini dipasarkan di Indonesia oleh Halo Robotics, yang dapat dihubungi melalui WhatsApp di +62-811-1909-0099 atau email [email protected] bagi pihak yang membutuhkan layanan pemetaan dasar perairan.

Catatan Redaksi. Artikel ini bersumber dari siaran pers Halo Robotics, distributor ROV QYSEA FIFISH yang dibahas di dalamnya. Non-destructive testing (NDT) yang disebut untuk lengan robotik ROV adalah metode memeriksa kondisi struktur seperti pipa atau tiang anjungan tanpa membongkar atau merusak materialnya, biasanya lewat sensor ultrasonik, sehingga pemeriksaan berkala bisa dilakukan tanpa menghentikan operasi.

Sumber: Halo Robotics.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan