
Enago, perusahaan layanan penerbitan akademik dari Crimson Interactive Pvt. Ltd., meluncurkan platform terlokalisasi berbahasa Indonesia bernama enago.id. Layanan ini disiapkan untuk mendukung ekosistem riset di Indonesia, mulai dari peneliti individu, universitas, hingga penerbit jurnal.
Menurut perusahaan, platform ini dibangun di atas pengalaman lebih dari dua dekade dalam membantu peneliti di berbagai negara agar naskahnya diterima jurnal internasional. Selain itu, Enago juga mendampingi universitas dalam meningkatkan metrik pemeringkatan global serta membantu jurnal lokal menuju pengindeksan Scopus.
Mengatasi Hambatan Bahasa dan Administrasi
Kehadiran layanan regional ini diklaim akan memudahkan proses yang selama ini kerap menjadi kendala bagi akademisi Indonesia, seperti perbedaan bahasa, mekanisme pembayaran, hingga tata cara pengajuan naskah ke jurnal internasional. Dengan pusat layanan yang lebih dekat secara bahasa dan operasional, Enago berharap riset ilmiah dari Indonesia dapat lebih mudah memperoleh pengakuan di tingkat global.
“Setelah satu dekade melayani dan tumbuh bersama komunitas akademik Indonesia, saya bangga melihat kehadiran lokal kami akhirnya terwujud,” ujar N Arya, Senior Manager Strategic Alliances Enago. Sementara itu, Pendiri Enago, Sharad Mittal, menyampaikan bahwa perusahaan berupaya memadukan keahlian keilmuan dengan teknologi dan solusi AI yang bertanggung jawab untuk menjembatani komunikasi ilmiah global.
Enago menyebut kehadiran infrastruktur regional ini penting di tengah perkembangan kecerdasan buatan yang turut mengubah cara riset dilakukan, dievaluasi, dan dipublikasikan, sehingga akademisi Indonesia dapat mengikuti standar publikasi yang makin kompleks.
Catatan Redaksi. Scopus adalah basis data pengindeksan jurnal ilmiah internasional milik Elsevier yang sering dipakai sebagai acuan mutu publikasi, sehingga jurnal yang terindeks di sana dianggap memenuhi standar kualitas dan tata kelola tertentu. Status inilah yang lazim dikejar pengelola jurnal kampus karena turut mempengaruhi penilaian reputasi institusi dan kelayakan karya ilmiah untuk dirujuk secara global.
Sumber: Enago (Crimson Interactive Pvt. Ltd.).





