
PT Spicelab Technology Intelligence resmi meluncurkan Spicelab.ai, sebuah platform marketing berbasis kecerdasan buatan yang dirancang khusus untuk usaha kecil dan menengah di Indonesia. Platform ini menggabungkan chatbot pembalas pesan, alat pembuat konten visual, dan editor video otomatis dalam satu aplikasi, sehingga pelaku usaha tidak perlu lagi berlangganan banyak layanan terpisah.
Chatbot yang Diatur Sendiri Tanpa Tim IT
Salah satu fitur utamanya adalah chatbot yang dapat membalas pesan pelanggan di WhatsApp dan Instagram selama 24 jam, mulai dari menjawab pertanyaan hingga mengirim penawaran secara otomatis. Berbeda dari sistem serupa yang biasanya butuh waktu berminggu-minggu untuk disiapkan, pemilik bisnis di Spicelab dapat melatih chatbot sendiri lewat menu khusus dengan memasukkan informasi produk, gaya bahasa brand, dan aturan pengalihan ke staf manusia untuk kasus yang lebih rumit.
Konten Otomatis dan Editor Video AI
Spicelab juga menyediakan fitur pembuatan foto produk siap posting tanpa perlu sesi pemotretan, cukup dengan mengisi formulir singkat. Untuk kebutuhan video, fitur AI Editor dapat merangkai bahan mentah atau ide menjadi video pendek lengkap dengan potongan adegan, teks, dan transisi, yang biasanya membutuhkan editor profesional dan waktu berjam-jam. Semua konten yang dihasilkan mengikuti gaya visual brand masing-masing bisnis dan dapat langsung diunggah ke Instagram dari satu layar.
Menurut keterangan perusahaan, sejumlah pelaku usaha telah merasakan manfaatnya. Pemilik sebuah bakery menyebut pesanan yang masuk lewat WhatsApp kini tercatat rapi tanpa ada yang terlewat, sementara pemilik restoran dengan sistem reservasi mengaku pelanggan mendapat respons cepat soal jam buka maupun ketersediaan meja tanpa harus menunggu staf.
Harga Terjangkau, Fokus Pasar Indonesia
Spicelab.ai terhubung langsung dengan WhatsApp Business dan diklaim dibanderol 5 hingga 10 kali lebih murah dibanding layanan sejenis dari luar negeri, dengan kecerdasan buatan yang disesuaikan untuk memahami bahasa dan kebiasaan konsumen Indonesia. Platform ini menyasar berbagai sektor usaha, mulai dari F&B, retail, e-commerce, properti, pendidikan, hingga jasa profesional, dan menawarkan masa uji coba gratis selama 7 hari tanpa memerlukan kartu kredit.
Catatan Redaksi. Chatbot semacam ini biasanya terhubung ke WhatsApp Business API resmi, jalur khusus bagi bisnis untuk mengirim dan membalas pesan secara otomatis dan berskala, berbeda dari aplikasi WhatsApp biasa yang dipakai manual satu perangkat satu akun. Kemampuan “melatih sendiri” lewat data produk dan gaya bahasa merujuk pada model bahasa yang disesuaikan dengan konteks bisnis tertentu, sehingga jawabannya lebih relevan dibanding chatbot berbasis skrip tetap yang hanya merespons kata kunci baku.
Sumber: PT Spicelab Technology Intelligence.





