
Aplikasi media sosial baru bernama Sanct resmi membuka closed beta pada Minggu (23/8) di area Car Free Day Senayan, Jakarta. Berbeda dari media sosial pada umumnya yang berorientasi ke publik, Sanct memposisikan diri sebagai platform personal networking khusus untuk sahabat dekat dan keluarga, tempat pengguna berbagi keseharian tanpa perlu tampil di depan khalayak luas.
Konsep ini lahir dari pengamatan bahwa platform media sosial yang sudah ada cenderung melayani kebutuhan berbagi ke publik, sementara ruang untuk cerita personal yang lebih intim belum banyak tersedia. Sanct mencoba mengisi celah tersebut dengan pendekatan berbeda: pengguna baru diwajibkan menambahkan 4 hingga 5 sahabat terdekat lebih dulu, dan satu-satunya cara menambah teman adalah dengan saling memindai kode QR saat bertemu langsung.
Lahir dari Pertemuan Langsung
Pendekatan berbasis pertemuan tatap muka inilah yang membuat Sanct memilih Car Free Day sebagai lokasi peluncuran, sebab di sanalah warga Jakarta benar-benar bertemu satu sama lain. Menurut pendiri Sanct, Sion Abednego, fokus aplikasi ini adalah membangun hubungan yang intim dan apa adanya, bukan mengejar sisi komersial dari eksposur publik seperti kebanyakan media sosial arus utama.
Di dalam aplikasi, pengguna dapat membagikan momen di lini masa yang hanya terlihat oleh lingkaran pertemanannya, serta mengobrol dan menelepon langsung dengan teman-temannya. Sanct juga menghadirkan maskot bernama Sancty, karakter panda yang disebut dapat beradaptasi mengenali kebiasaan tiap pengguna sehingga pengalaman di aplikasi tidak seragam antarpengguna.
Pada hari pertama pembukaannya, Sanct mencatat 147 pengguna baru yang bergabung langsung dari booth di Senayan. Bagi yang belum sempat mendaftar di lokasi, pendaftaran closed beta tetap dibuka secara daring dengan hanya memasukkan alamat email, dan akses akan dikirimkan secara bertahap dalam beberapa gelombang. Saat ini Sanct baru dapat diakses melalui peramban ponsel, sementara versi aplikasi untuk App Store dan Play Store masih dalam persiapan.
Catatan Redaksi. Pendaftaran teman lewat pindai kode QR tatap muka membuat jaringan di Sanct sulit dipalsukan lewat akun bot atau follow massal seperti di media sosial publik, karena tiap koneksi mensyaratkan kehadiran fisik dua orang di lokasi yang sama. Skema “closed beta bergelombang” sendiri lazim dipakai aplikasi baru untuk menguji kestabilan sistem dan mengelola lonjakan pengguna secara bertahap sebelum dirilis luas ke publik.
Sumber: Sanct.





