PURANA 17 “Renjana Perca” Ajak Publik Ubah Limbah Jadi Karya

PURANA 17 “Renjana Perca” Ajak Publik Ubah Limbah Jadi Karya

PURANA kembali menggelar rangkaian acara tahunannya, PURANA 17 bertajuk “Renjana Perca”, yang berlangsung di Main Atrium East Mall Grand Indonesia, Jakarta. Acara ini menyoroti perjalanan 17 tahun PURANA dalam mengubah limbah kain dan bahan bekas menjadi karya seni yang dapat digunakan, sejalan dengan filosofi mereka soal fesyen dan kecantikan yang lebih sadar lingkungan.

Dari Botol Bekas Jadi Produk Kecantikan

Salah satu sesi utama, talkshow bertajuk “From Bottle to Beauty”, menghadirkan Nonita Respati selaku Founder sekaligus Chief Creative Officer PURANA bersama perwakilan dari ParagonCorp. Diskusi ini mengangkat isu pemanfaatan kembali kemasan plastik dan wadah kosmetik bekas, termasuk kemasan produk Wardah, sebagai bahan baku baru alih-alih limbah. Dalam sesi ini juga digelar demonstrasi langsung berupa laboratorium interaktif, di mana pengunjung dapat menyaksikan dan mencoba mesin daur ulang milik ParagonCorp yang melebur serta membentuk ulang kemasan kosmetik menjadi elemen dekoratif, kancing, dan aksesori baru.

Bacaan Lainnya

Workshop Kreasi Bunga dari Bahan Daur Ulang

Selain talkshow, PURANA 17 juga menghadirkan workshop “Flower Charm” yang dipandu oleh Maritza Putri. Dalam sesi ini, peserta diajak membuat gantungan bunga hias secara langsung menggunakan material daur ulang, memperkuat fokus acara pada upaya upcycling dan kreativitas berbasis kerajinan tangan.

Acara ini turut didukung sejumlah mitra strategis, mulai dari Grand Indonesia sebagai mitra tempat, BRI sebagai mitra perbankan, hingga dukungan program Wonderful Indonesia dari pemerintah. Sejumlah mitra lain dari sektor kecantikan, gaya hidup, kuliner, dan media turut berpartisipasi dalam mendukung penyelenggaraan PURANA 17.

Sumber: PURANA.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan