BINUS SCHOOL Simprug Raih Champion Brands For Good Award 2026

BINUS SCHOOL Simprug Raih Champion Brands For Good Award 2026
Ilustrasi (AI)

BINUS SCHOOL Simprug meraih gelar Champion untuk kategori EDU FOR GOOD dalam ajang Brands For Good Awards 2026 yang digelar di D’Marquee @ Downtown East, Singapura. Kategori ini merupakan kategori baru yang diperkenalkan tahun ini untuk mengapresiasi sekolah dengan komitmen kuat menghadirkan pendidikan berkualitas yang berdampak nyata bagi masyarakat, tidak sekadar unggul secara akademik.

Ajang Penghargaan Berskala Internasional

Brands For Good Awards 2026 diselenggarakan bekerja sama dengan Singapore International Mastery Contests Center (SIMCC) dan Singapore University of Social Sciences (SUSS). Tahun ini, ajang tersebut diikuti sekitar 110 merek dari lebih dari 25 negara. Penilaian mencakup aspek kepemimpinan, keunggulan organisasi, dampak merek, serta kontribusi sosial dan lingkungan, dan berpuncak pada malam penganugerahan bertajuk “Together For Good”.

Bacaan Lainnya

Pendidikan Berdampak Sejak Dini

Bagi BINUS SCHOOL Simprug, penghargaan ini merefleksikan komitmen sekolah dalam membina siswa agar tidak hanya berprestasi secara akademik, tetapi juga mampu memberi dampak positif bagi lingkungan sekitar. Nilai ini ditanamkan sejak jenjang Primary Years Programme (PYP), ketika siswa diajarkan menghubungkan proses inquiry dengan tindakan yang bertanggung jawab.

Komitmen tersebut terus dikembangkan melalui berbagai inisiatif yang digagas siswa, dibawa oleh alumni dalam kehidupan profesional maupun kegiatan sosial, serta didukung oleh komunitas orang tua yang turut berbagi pengetahuan untuk memperkaya pembelajaran di luar kelas. Sekolah ini memandang pendidikan berdampak bukan diukur dari besarnya donasi atau banyaknya kegiatan, melainkan dari kemampuan membentuk individu yang mengubah empati menjadi aksi nyata dan menciptakan perubahan positif berkelanjutan.

Catatan Redaksi. Primary Years Programme (PYP) adalah jenjang awal dalam kurikulum International Baccalaureate (IB) untuk siswa usia 3-12 tahun, yang menekankan metode inquiry, yakni belajar lewat rasa ingin tahu dan eksplorasi mandiri, bukan sekadar hafalan. Pendekatan ini berbeda dari kurikulum konvensional karena siswa didorong menghubungkan hasil eksplorasi tersebut dengan tindakan nyata di lingkungan sekitar sejak usia dini.

Sumber: BINUS SCHOOL Simprug.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan