Sribu dan Sudin PPAPP Jakut Latih Kader PKK Melek Digital

Sribu dan Sudin PPAPP Jakut Latih Kader PKK Melek Digital
Ilustrasi (AI)

Sebanyak 60 kader PKK, kader Dasawisma, dan pengelola RPTRA Kelurahan Penjaringan mengikuti edukasi pemanfaatan teknologi dan media digital yang digelar Suku Dinas Pemberdayaan, Perlindungan Anak, dan Pengendalian Penduduk (Sudin PPAPP) Kota Administrasi Jakarta Utara pada Selasa (21/7/2026). Kegiatan yang berlangsung di Ruang Pola Lantai 3 Kelurahan Penjaringan ini bertujuan meningkatkan kapasitas perempuan menghadapi perkembangan teknologi, sekaligus mendorong peserta agar tidak sekadar menjadi pengguna media sosial, melainkan mampu menghasilkan konten edukatif dan bermanfaat bagi masyarakat.

Sesi Perempuan Berdaya di Era Digital

Marketplace jasa digital Sribu.com turut mengisi kegiatan lewat sesi bertajuk “Perempuan Berdaya di Era Digital” yang dibawakan oleh Sribu Care Manager, Melinda Milenia Puspita. Peserta diperkenalkan pada berbagai kebutuhan digital yang bisa dipelajari, mulai dari desain branding, pengelolaan media sosial, pembuatan website, hingga kebutuhan digital bagi usaha kecil. Materi kemudian dibawa ke praktik langsung, di mana peserta diajak membuat konten dari tema-tema keseharian seperti Posyandu Balita, kerja bakti, pencegahan demam berdarah, gerakan bank sampah, kegiatan 17 Agustus, edukasi gizi seimbang, hingga promosi UMKM warga.

Bacaan Lainnya

Menurut Melinda, kemampuan digital tidak harus dimulai dari keterampilan yang rumit. “Perempuan yang berdaya bukanlah mereka yang tahu segalanya, melainkan mereka yang berani terus belajar, beradaptasi, dan memanfaatkan teknologi untuk menciptakan peluang,” ujarnya.

Kegiatan ini juga menghadirkan Harry Yassir Elhadidy Siregar dari Direktorat Kemitraan Komunikasi Lembaga dan Kehumasan, Kementerian Komunikasi dan Digital, yang membawakan materi tentang penggunaan media sosial secara bijak dan bertanggung jawab agar konten yang dihasilkan bersifat edukatif, bukan provokatif.

Kepala Sudin PPAPP Kota Administrasi Jakarta Utara, Agung Meidya Gutama, dalam sambutannya menekankan pentingnya peningkatan kapasitas perempuan di tengah perkembangan teknologi digital. Ia mendorong kader PKK dan Dasawisma agar tidak hanya menjadi pengguna, tetapi juga pencipta dan penyebar konten positif yang mendukung komunikasi, edukasi, serta pemberdayaan masyarakat di lingkungan masing-masing.

Catatan Redaksi. PKK dan Dasawisma adalah organisasi perempuan berbasis wilayah yang menjalankan program kesejahteraan keluarga hingga tingkat RT, sedangkan RPTRA adalah ruang publik ramah anak milik Pemprov DKI. Pelibatan Kementerian Komunikasi dan Digital lazim dalam program literasi digital semacam ini, karena kementerian tersebut memang mengemban mandat mengedukasi masyarakat soal etika bermedia sosial agar konten yang beredar di tingkat akar rumput tetap edukatif, bukan sekadar konsumtif atau provokatif.

Sumber: Sribu dan Suku Dinas Pemberdayaan, Perlindungan Anak, dan Pengendalian Penduduk (Sudin PPAPP) Kota Administrasi Jakarta Utara.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan