Jaga Kualitas Layanan Jalan Tol, PT Jasamarga Tollroad Maintenance Laksanakan Rekonstruksi Perkerasan di Ruas Jalan Tol Jakarta-Tangerang

Jakarta, 13 Juli 2026 – PT Jasamarga Tollroad Maintenance (PT JMTM) kembali melaksanakan pekerjaan preservasi berupa rekonstruksi perkerasan beton di Ruas Jalan Tol Jakarta-Tangerang pada periode 13–21 Juli 2026 sebagai upaya menjaga kualitas infrastruktur jalan tol agar tetap memenuhi Standar Pelayanan Minimal (SPM) serta memberikan perjalanan yang aman, nyaman, dan berkeselamatan bagi pengguna jalan.

Jaga Kualitas Layanan Jalan Tol, PT Jasamarga Tollroad Maintenance Laksanakan Rekonstruksi Perkerasan di Ruas Jalan Tol Jakarta-Tangerang
PT Jasamarga Tollroad Maintenance 

Pekerjaan akan dilaksanakan di enam titik dengan total penanganan sepanjang 350 meter atau 78 segmen slab, dengan rincian sebagai berikut:

Read More

* 13 Juli 2026 pukul 06.00 WIB di KM 21+505 s.d. KM 21+580 Jalur A Lajur 1.

* 16 Juli 2026 pukul 10.00 WIB di KM 16+890 s.d. KM 16+820 Jalur B Lajur 2.

* 17 Juli 2026 pukul 23.00 WIB di KM 2+710 s.d. KM 2+755 Jalur A Bahu Luar dan Lajur 1.

* 18 Juli 2026 pukul 06.00 WIB di KM 13+395 s.d. KM 13+325 Jalur B Lajur 2.

* 19 Juli 2026 pukul 06.00 WIB di Off Ramp KTB 01 Jalur A Lajur 1.

Setiap lokasi akan dibuka kembali (open traffic) secara bertahap pukul 05.00 WIB sesuai target penyelesaian.

Direktur Utama PT Jasamarga Tollroad Maintenance, Suchandra P. Hutabarat, mengatakan bahwa preservasi jalan merupakan investasi untuk menjaga keandalan jalan tol dan kenyamanan pengguna jalan.

“Pemeliharaan infrastruktur jalan tol harus dilakukan secara berkelanjutan agar kualitas layanan tetap terjaga. Melalui pekerjaan rekonstruksi ini, kami memastikan setiap tahapan dilaksanakan sesuai standar teknis dengan mengutamakan keselamatan kerja dan kualitas hasil pekerjaan. Berbagai langkah mitigasi juga telah disiapkan untuk meminimalkan dampak terhadap lalu lintas sehingga mobilitas pengguna jalan tetap terjaga,” ujar Suchandra.

PT Jasamarga Tollroad Maintenance 

Selama pekerjaan berlangsung, PT JMTM menerapkan sejumlah langkah mitigasi, antara lain mengoptimalkan area kerja agar penutupan lajur seminimal mungkin, melakukan koordinasi intensif dengan Jasamarga Metropolitan Tollroad Regional Office 2, JMTO, BUJT, PJR, Kepolisian, dan pihak terkait, serta menyampaikan informasi lalu lintas melalui Variable Message Sign (VMS) dan media sosial. Penempatan alat, material, dan personel juga diatur secara efisien, didukung rambu kerja, flagman, personel K3, evaluasi metode kerja secara berkala, pemanfaatan bahu jalan, penyiapan skema contraflow sesuai kondisi lalu lintas, serta antisipasi cuaca melalui penyediaan terpal dan pompa air.

PT Jasamarga Tollroad Maintenance 

PT Jasamarga Tollroad Maintenance menyampaikan permohonan maaf atas potensi ketidaknyamanan selama pekerjaan berlangsung. Pengguna jalan diimbau untuk mengantisipasi waktu perjalanan, memastikan kecukupan saldo uang elektronik, mematuhi rambu dan arahan petugas di lapangan, serta mengurangi kecepatan saat melintasi lokasi pekerjaan demi keselamatan bersama.

Related posts

Leave a Reply