Dua Rusun Universitas Muhammadiyah Banjarmasin Rampung Akhir 2018

Banjarmasin – Direktur Jenderal Penyediaan Perumahan Khalawi Abdul Hamid melakukan kunjungan kerja meninjau progres Pembangunan Rumah Susun Perguruan Tinggi Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Banjarmasin (UMB) yang berlokasi di kampus baru UMB di Jalan Gubernur Syarkawi Lingkar Utara, Kabupaten Barito Kuala, Jumat (26/10/2018).

Pembangunan Rusun tersebut sesuai dengan instruksi Presiden Joko Widodo dalam kunjungannya ke UMB pada September 2017 lalu. Ketersedian hunian mahasiswa yang layak dan nyaman diharapkan mendukung proses belajar di UMB yang mengusung konsep Boarding University.

“Progresnya hingga saat ini telah mencapai 80 persen dan ditargetkan selesai pada akhir tahun 2018,” kata Dirjen Penyediaan Perumahan Khalawi AH didampingi Direktur Rumah Susun  Ditjen Penyediaan Perumahan M. Hidayat, dan Kepala Satuan Kerja (Kasatker) Satuan Non Vertikal Tertentu (SNVT) Penyediaan Perumahan Provinsi Kalimantan Selatan M.Noor Efrani.

Usai meninjau kedua Rusun, Khalawi mengatakan puas dengan progres pembangunan kedua rusun yang akan selesai dengan waktu berdekatan. “Saya sangat mengapresiasi kinerja semua pihak, mulai dari Direktorat Rumah Susun, SNVT Penyediaan Perumahan di daerah maupun pihak kontraktor. Penyelesaiannya harus tepat waktu, kalo bisa lebih cepat akan lebih baik,” ucap Khalawi.

 

Direktur Rumah Susun Ditjen Penyediaan Perumahan M. Hidayat berharap dengan berdirinya rusun Perguruan Tinggi UMB ini mampu meningkatkan kualitas pendidikan dan prestasi mahasiswa UMB. “Semoga para mahasiswa bisa lebih nyaman belajarnya, lebih fokus,  jadi bisa berprestasi,” terang M. Hidayat.

Kedua Rusun UMB yang lokasinya bersebelahan diperuntukan sebagai hunian mahasiswa. Masing-masing Rusun memiliki tinggi 4 lantai dengan kamar tipe 24 dengan unit berjumlah 47 unit kamar.

Rusun telah dilengkapi dengan jalan lingkungan, listrik, jaringan air bersih dan kamar mandi komunal. Setiap unit kamar juga telah tersedia kamar tidur, meja dan kursi belajar, dan lemari pakaian.

Pembangunan kedua Rusun dikerjakan oleh kontraktor PT.Charia Benefit Utama dan di bawah pengawasan konsultan MK PT. Prakarsa Desain Konsultan dan PT. Nindya Karya (persero) dan Manajemen Konstruksi Virama Karya (persero).