
Lebak, 18 Februari 2026 – Sinar mentari terbit dari ufuk timur, menandakan hari dan semangat baru telah dimulai, mereka duduk berkumpul GOR SMAN 1 Rangkasbitung, tempat dimana harapan-harapan mereka terkumpul menjadi satu kenyataan yang sama. Suasana di GOR SMAN 1 Rangkasbitung terasa berbeda, sejak pagi hari ratusan pelajar memenuhi ruangan dengan wajah penuh dengan rasa yang ingin tahu. Mereka datang membawa satu hal yang sama, harapan akan masa depan yang lebih jelas.
Sebanyak 192 siswa yang terdaftar sebagai peserta BSI Inspiring Day di kabupaten Lebak Banten pada tanggal 24 desember 2025, merupakan delegasi dari empat sekolah yakni SMKN 1 Rangkasbitung, SMAN 1 Rangkasbitung, SMAN 2 Rangkasbitung, SMAN 3 Rangkasbitung.
Di tempat inilah mereka bertumbuh, wilayah dengan keterbatasan akses informasi atas pendidikan tinggi. Kehadiran program ini menjadi kesempatan untuk menjadi ruang yang membuka cakrawala baru.
Satu per satu sesi mereka jalani dengan penuh semangat. Mulai dari sesi interaktif, sesi mentoring hingga sesi berbagi perjalanan kisah hidup mereka masing-masing. Para siswa diajak untuk mengenali minat dan potensi diri mereka melalui pengisian Buku Inspirasi, sebuah catatan sederhana yang penuh makna untuk memulai menentukan masa depan.
Angely siswa dari SMAN 3 Rangkasbitung mengungkapkan rasa bahagianya atas diselenggarakannya acara BSI Inspiring Day ini “Acara ini sangat bermanfaat dan menyenangkan sekali, sebelum acara ini saya adalah orang yang takut untuk bermimpi, setelah mengikuti sesi program ini saya jadi lebih berani bermimpi karena mimpi tidak ada batasnya” ujar Angely salah satu peserta BSI Inspiring Day.
Suasana mulai semakin hangat, saat sesi mentoring pendidikan dimulai, cerita tentang perjuangan menggapai asa pendidikan mulai terasa, tentang keterbatasan yang bukan menjadi alasan untuk berhenti bermimpi. Di sesi informasi akses pendidikan dan beasiswa, banyak siswa yang baru mengetahui bahwa peluang melanjutkan studi yang terbuka lebih luas dari apa yang mereka bayangkan.
Selama ini, banyak pelajar hanya mengandalkan kabar burung tentang cara masuk perguruan tinggi, informasi beasiswa, atau sosok mentor yang bisa dijadikan panutan. Melalui sesi mentoring kelompok bersama fasilitator, ruang diskusi kecil ini justru menjadi tempat paling terbuka. Di sanalah pertanyaan pertanyaan yang lama terpendam akhirnya menemukan suara.
Menjelang sore tiba ada yang berbeda dari ekspresi wajah mereka. Kepercayaan diri mereka tampak tumbuh, bukan hanya karena semua jawaban mereka sudah ditemukan, melainkan mereka tahu harus memulai mimpi mereka dari mana.
“Panitianya seru dan acaranya menarik, dari acara ini saya jadi tau diri saya lebih dalam lagi dan saya lebih berani mengenal diri sendiri, karena sebelum acara ini saya masih buntu dan bingung mau apa setelah lulus sekolah” kata Kia Nur Fadhilah seorang peserta BSI Inspiring Day yang mengungkapkan kebahagiaan nya setelah mengikuti acara tersebut.
Melalui BSI Inspiring Day Lebak, BSI Maslahat hadir untuk membantu para pelajar mengembangkan potensi diri mereka, minat Pendidikan mereka, hingga rencana karir masa depan mereka menuju lebih baik. Inisiatif ini menjadi langkah awal mereka untuk memperluas akses Pendidikan dan menumbuhkan harapan bagi generasi muda.
BSI Inspiring Day di kabupaten Lebak bukan hanya kegiatan mentoring saja, kegiatan ini menjadi titik temu antara informasi dan inspirasi. BSI Maslahat menegaskan komitmennya untuk memperluas akses pendidikan dan menghadirkan kemaslahatan yang berdampak nyata.
Di Ujung banten, harapan itu tidak lagi samar, ia mulai merancang, menuliskan, dan memperjuangkan oleh mereka generasi muda yang kini menjadi jembatan asa yang lebih tinggi.






