Perkuat Ketahanan Energi, ESDM – IEA Jalin Kerja Sama

21

JAKARTA – Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), mewakili Pemerintah Indonesia kembali menjalin kerja sama dengan International Energy Agency (IEA).

Kerja sama ini ditandai dengan penandatanganan Joint Work Programme (JWP) pada hari Rabu (8/11), meliputi energy data and statistic, Emergency Policy and Energy Security, Oil and Gas Market, Power Sector and Renewable Energy, Energy Efficiency, Climate Change and Clean Energy Technology.

Kerja sama ini juga bertujuan sebagai penguatan ketahanan energi untuk pertumbuhan global yang berkelanjutan. Pada penandatangan ini Menteri ESDM Ignasius Jonan diwakili oleh Direktur Jenderal Energi Baru Terbarukan dan Konservasi Energi (EBTKE), Rida Mulyana, sementara dari pihak IEA adalah Executive Director IEA, Fatih Birol.

“KESDM menyambut baik kerja sama ini dengan IEA, dalam Joint Work Programme selain sharing data dan informasi, juga ditujukan untuk peningkatan Capacity Building pegawai di Kementerian ESDM di bidang pengolahan dan analisis data energi dalam perumusan rekomendasi untuk pengambilan kebijakan, semuanya tetap berujung untuk penguatan ketahanan energi” ujar Dirjen EBTKE, Rida Mulyana pada acara IEA Ministerial Meeting.

Kunjungan kerja Kementerian ESDM ini memenuhi undangan IEA untuk menghadiri IEA Ministerial Meeting yang merupakan pertemuan dua tahunan. Pertemuan ini dilaksanakan 2 hari, 7 – 8 November 2017 di Paris, Perancis. Untuk tahun 2017 mengangkat tema mengenai penguatan ketahanan energi untuk pertumbuhan global yang berkelanjutan.

Dalam pertemuan ini, beberapa isu yang menjadi perhatian adalah bagaimana menciptakan kondisi yang baik untuk melakukan investasi di bidang energi, memperkuat ketahanan energi, transisi menuju energi bersih dan digitalisasi energi Hal ini merupakan tantangan yang perlu menjadi perhatian bagi seluruh stakeholders di sektor ESDM.

“Pemerintah Indonesia terus berupaya serta konsisten untuk memberikan iklim investasi energi yang baik yang dapat mengadopsi teknologi energi bersih yang inovatif di semua sektor ESDM” tutup Dirjen EBTKE, Rida Mulyana