LRT Jabodebek Simulasikan Tanggap Darurat di Stasiun Jati Mulya

LRT Jabodebek Simulasikan Tanggap Darurat di Stasiun Jati Mulya
Ilustrasi (AI)

LRT Jabodebek menggelar simulasi tanggap darurat di Stasiun Jati Mulya pada Rabu (21/10) sebagai bagian dari upaya memperkuat kesiapsiagaan petugas dalam menghadapi kondisi darurat. Kegiatan ini bertujuan melatih kecepatan respons, memperkuat koordinasi antar bagian, dan mengevaluasi penerapan prosedur penanganan keadaan darurat.

Manager of Public Relation LRT Jabodebek, Radhitya Mardika, mengatakan kesiapsiagaan petugas menjadi bagian penting dalam melindungi pengguna transportasi publik. Menurutnya, petugas perlu memahami peran dan prosedur yang tepat saat menghadapi situasi darurat agar respons yang diberikan cepat, tepat, dan terkoordinasi.

Bacaan Lainnya

Beragam Skenario Darurat

Simulasi mencakup sejumlah skenario yang berpotensi terjadi di lingkungan stasiun, antara lain kebakaran, tumpahan bahan berbahaya dan beracun (B3), kepanikan pengguna saat alarm berbunyi, pengguna terjebak di lift, hingga penanganan pengguna yang pingsan atau mengalami cedera ringan. Dalam skenario kebakaran, petugas berlatih menggunakan alat pemadam api ringan jenis karbon dioksida, sementara penanganan tumpahan bahan kimia disimulasikan dengan spill kit sesuai prosedur keselamatan.

Pada skenario evakuasi lift, petugas mempraktikkan penggunaan kunci manual untuk membantu pengguna yang terjebak. Perhatian khusus juga diberikan kepada pengguna yang membutuhkan bantuan ekstra, seperti ibu hamil dan penyandang disabilitas, yang dalam simulasi dibantu menggunakan kursi roda hingga dievakuasi menuju titik kumpul yang aman.

Simulasi ini melibatkan petugas lintas fungsi dari unit Operasi, Keamanan, Kesehatan, Fasilitas, Pelayanan Penumpang, dan Pekerjaan Sipil. Radhitya menambahkan, hasil evaluasi dari simulasi ini akan menjadi bahan perbaikan untuk mendukung kesiapsiagaan petugas di stasiun-stasiun LRT Jabodebek lainnya, sejalan dengan komitmen perusahaan menghadirkan layanan transportasi publik yang mengutamakan keselamatan.

Catatan Redaksi. Spill kit adalah perlengkapan standar untuk menangani tumpahan bahan kimia berbahaya, biasanya berisi bahan penyerap, sarung tangan, dan wadah pembuangan khusus agar zat berbahaya tidak menyebar atau mencemari area sekitar. Alat pemadam api jenis karbon dioksida dipilih untuk kebakaran di area berperalatan listrik karena tidak meninggalkan residu dan tidak menghantarkan listrik, berbeda dari jenis bubuk kimia yang lebih umum dipakai untuk kebakaran material padat biasa.

Sumber: LRT Jabodebek.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan