
PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 2 Bandung mencatat sebanyak 56.608 wisatawan mancanegara menggunakan layanan kereta api dari berbagai stasiun di wilayahnya selama periode Januari hingga Agustus 2026. Jumlah ini menunjukkan peran kereta api sebagai salah satu moda transportasi andalan bagi turis asing yang berkunjung ke Jawa Barat.
Dari total tersebut, sebanyak 43.706 penumpang tercatat berangkat dari Stasiun Bandung, menegaskan posisi stasiun ini sebagai titik keberangkatan utama wisatawan mancanegara menuju berbagai destinasi di Kota Bandung dan sekitarnya. Kereta api dinilai memberi kemudahan konektivitas bagi wisatawan yang ingin menikmati keindahan alam dan budaya khas Bumi Parahyangan.
Baca juga:
- Daop 2 Bandung: 3,6 Juta Penumpang KA, Naik 10% di 2026
- Libur Maulid 2026: KAI Catat Lonjakan Penumpang ke Bandung-Cianjur
Komitmen Layanan untuk Wisatawan
Manager Humas Daop 2 Bandung, Kuswardojo, mengatakan pihaknya berterima kasih kepada para wisatawan mancanegara yang mempercayakan kereta api sebagai moda transportasi selama berkunjung ke Indonesia. Ia menegaskan KAI akan terus mengutamakan keselamatan, keamanan, dan kenyamanan agar perjalanan kereta api menjadi bagian dari pengalaman wisata yang berkesan.
Kuswardojo menambahkan bahwa pihaknya akan terus meningkatkan kualitas pelayanan serta mengoptimalkan fasilitas di stasiun maupun di dalam kereta. Upaya ini diharapkan membuat kereta api tetap menjadi pilihan transportasi yang dapat diandalkan, baik oleh wisatawan mancanegara maupun masyarakat umum.
KAI mengimbau calon pelanggan, baik domestik maupun mancanegara, untuk memesan tiket melalui aplikasi Access by KAI, situs resmi booking.kai.id, atau kanal mitra penjualan resmi KAI guna mendukung perjalanan yang lebih terencana.
Catatan Redaksi. Angka wisatawan mancanegara yang tercatat KAI biasanya berasal dari data pemesanan tiket dengan identitas paspor asing, bukan survei langsung, sehingga jumlah ini menggambarkan pengguna kereta, bukan total turis asing yang masuk Jawa Barat. Stasiun Bandung menjadi titik keberangkatan terbanyak karena posisinya di pusat kota yang terhubung langsung dengan kawasan wisata dan jalur kereta cepat dari Jakarta.
Sumber: PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 2 Bandung.





