
Pengumuman hasil Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) sekolah kedinasan 2026 mulai terbit pekan ini, dan sebagian besar tes lanjutan dijadwalkan sangat berdekatan dengan pengumuman tersebut. Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) menetapkan 4.156 peserta lulus SKD pada 6 Oktober 2026, yang langsung mengikuti Tes Kemampuan Bahasa Inggris pada 8 hingga 10 Oktober dengan nilai minimal 400 poin.
Jadwal Tes Lanjutan Tiap Sekolah
Politeknik Penerbangan Indonesia (Poltekpin) menggelar tes kesehatan pada 12 dan 13 Oktober di RS Bhayangkara Brimob, Depok, dan peserta yang tidak hadir atau tidak memenuhi syarat kesehatan dinyatakan gugur. Politeknik Statistika STIS menjadwalkan tes Matematika pada 14 dan 15 Oktober, dengan ketentuan peserta yang absen otomatis gugur. Sementara itu, Politeknik Siber dan Sandi Negara (Poltek SSN) menjalankan seleksi lanjutan untuk 150 peserta mulai 14 hingga 21 Oktober.
Menanggapi ketatnya jadwal tersebut, Patriot Muda Training Centre, bimbel persiapan seleksi sekolah kedinasan, TNI, POLRI, dan Universitas Pertahanan (UNHAN), membuka pendampingan tes lanjutan di 27 cabangnya bagi peserta yang lolos SKD. Pendampingan ini mencakup persiapan tes akademik, psikotes, kesehatan, hingga kebugaran sesuai kebutuhan masing-masing sekolah.
“Setiap sekolah kedinasan punya tes lanjutan yang berbeda, dan jaraknya dari pengumuman SKD sering hanya beberapa hari. Kami menyiapkan pendampingan per sekolah, dari tes akademik, psikotes, sampai kesehatan dan kebugaran, supaya peserta tidak gugur di tahap yang sebenarnya bisa disiapkan,” kata Nurul, Public Relation Patriot Muda.
Selain IPDN, PKN STAN, STIS, STIN, STMKG, Poltekpin, Poltekimipas, dan Poltek SSN, Patriot Muda juga membimbing persiapan seleksi AKPOL, AKMIL, AAL, AAU, serta Bintara TNI dan POLRI. Didirikan di Jakarta pada 2017 dan dibina oleh Mayjen TNI (Purn.) Stefanus Margono, lembaga ini kini memiliki 27 cabang di berbagai kota, dari Jakarta hingga Makassar, dengan pilihan program reguler, intensif, exclusive, hingga super exclusive.
Catatan Redaksi. Artikel ini bersumber dari siaran pers Patriot Muda Training Centre, lembaga bimbingan belajar yang menjual jasa pendampingan tes lanjutan yang dibahas di dalamnya. Seleksi sekolah kedinasan umumnya berjenjang dua tahap, SKD yang berbasis tes komputer untuk menyaring peserta secara masif, lalu tes lanjutan khusus tiap sekolah seperti kesehatan, psikotes, atau kebugaran yang menilai aspek yang tidak terukur lewat SKD, sehingga jadwalnya lazim dibuat berdekatan agar proses seleksi rampung sebelum tahun ajaran baru.
Sumber: Patriot Muda Training Centre.





