
Simeulue, 26 Januari 2026 – BSI Maslahat memberikan perlengkapan sekolah untuk 100 anak nelayan di Kabupaten Simeulue pada Kamis, (08/01/26). Bantuan mencakup tas sekolah, buku tulis, dan peralatan menulis yang sangat dibutuhkan siswa menjelang dimulainya proses belajar mengajar di awal Januari. Program ini menjadi komitmen BSI Maslahat dalam mendukung pendidikan dasar masyarakat wilayah 3T (Tertinggal, Terdepan, dan Terluar) yang selama ini menghadapi banyak keterbatasan ekonomi.
Kabupaten Simeulue merupakan wilayah kepulauan dengan mayoritas penduduk bekerja sebagai nelayan. Kondisi ini membuat pendapatan masyarakat bergantung pada cuaca, musim, dan ketersediaan ikan. Situasi tersebut sering membuat penghasilan keluarga tidak stabil sepanjang tahun. Kondisi ekonomi yang tidak menentu berdampak langsung pada pemenuhan kebutuhan sekolah anak. Banyak siswa harus menggunakan tas lama yang telah rusak atau buku seadanya. Sebagian siswa bahkan memakai perlengkapan belajar yang tidak lagi layak karena keterbatasan biaya keluarga.
Melihat kondisi ini, BSI Maslahat hadir melalui bantuan pendidikan yang menyentuh kebutuhan dasar para pelajar. Program ini juga menjadi bagian dari upaya memperluas akses pendidikan di wilayah pesisir agar anak-anak memiliki kesempatan belajar yang setara. Penyediaan dan penyaluran didukung oleh Pemuda Muhammadiyah Kabupaten Simeulue.
Pada hari penyaluran, suasana penuh haru tampak di wajah puluhan anak yang menerima paket pendidikan tersebut. Mereka hadir dengan penuh semangat dan duduk rapi menunggu giliran. Ketika paket dibagikan, senyum lebar terlihat di wajah mereka. Tas baru dan buku bersih menjadi hadiah berharga bagi anak-anak yang selama ini belajar dengan segala keterbatasan. Momen ini menjadi pengingat bahwa dukungan yang diberikan dapat berdampak nyata bagi mereka yang sedang berjuang meraih mimpi.
Wakil Ketua Pemuda Muhammadiyah Kabupaten Simeulue, Fajri Sahmin, menyampaikan bahwa dukungan yang diberikan oleh BSI Maslahat sangat berarti bagi masyarakat.
“Banyak anak yang membutuhkan peralatan sekolah. Sebagian dari mereka memakai perlengkapan yang sudah tidak layak,” ujarnya.
Salah satu siswa bernama Ridho menyampaikan rasa terima kasihnya setelah menerima paket pendidikan. Ia mengaku sangat terbantu dengan perlengkapan yang diberikan.
“Terima kasih kepada para donatur yang sudah memberikan kami perlengkapan sekolah. Bantuan ini sangat berarti bagi saya untuk semangat berangkat sekolah lagi,” ujar Ridho.
Program ini menjadi salah satu bagian dari komitmen besar BSI Maslahat untuk memperkuat akses pendidikan di berbagai wilayah Indonesia, termasuk di daerah 3T. Tujuan utamanya adalah meningkatkan kualitas belajar, memperkuat motivasi siswa, dan mencetak generasi emas Indonesia di masa depan.





