BSI dan BSI Maslahat Dukung “Indonesia Kita Merajut Kebangsaan, Solidaritas untuk Indonesia”, Perkuat Aksi Kemanusiaan bagi KorbanBencana Sumatra

doc. BSI Maslahat

Jakarta, 12 Februari 2026 – BSI dan BSI Maslahat menegaskan komitmennya dalam  memperkuat solidaritas kebangsaan dengan mendukung penuh acara yang diinisiasi Garuda TV  bertajuk “Indonesia Kita Merajut Kebangsaan: Solidaritas untuk Indonesia”, yang  diselenggarakan pada Rabu, 11 Februari 2026. Acara ini menjadi ruang kebersamaan nasional  untuk menunjukkan empati dan kepedulian nyata kepada saudara-saudara yang terdampak  bencana di berbagai wilayah Indonesia, khususnya Sumatra. 

Melalui dukungan terhadap kegiatan ini, BSI dan BSI Maslahat memandang pentingnya  menghadirkan pendekatan kemanusiaan yang menyeluruh. Tidak hanya berupa bantuan materi,  tetapi juga penguatan nilai persatuan, kepedulian sosial, dan gotong royong yang berlandaskan  nilai-nilai Pancasila. 

Read More

Solidaritas melalui Seni, Doa, dan Aksi Nyata 

Acara “Indonesia Kita Merajut Kebangsaan: Solidaritas untuk Indonesia” menghadirkan  harmonisasi seni, doa lintas agama, serta penggalangan donasi yang melibatkan berbagai  elemen masyarakat. Inisiatif ini mengajak publik untuk bersatu, menyalakan harapan, dan  meneguhkan semangat kebangsaan di tengah situasi duka akibat bencana. 

Dukungan BSI dan BSI Maslahat terhadap acara ini menjadi bagian dari ikhtiar memperluas  dampak kemanusiaan, sekaligus memastikan bahwa solidaritas yang dibangun di ruang publik  dapat diterjemahkan menjadi bantuan nyata bagi masyarakat terdampak. 

Donasi Rp23 Miliar untuk Penanganan Bencana Sumatra 

SEVP Digital Banking PT Bank Syariah Indonesia Tbk sekaligus Pembina BSI Maslahat, M.  Misbahul Munir, menjelaskan bahwa dalam setiap respons bencana, BSI dan BSI Maslahat selalu  memulai dengan pengukuran dampak secara komprehensif.

“Langkah pertama yang kami  lakukan adalah mengukur dampak bencana secara menyeluruh. Yang paling penting tentu  keselamatan jiwa. Kemudian kerusakan fisik, instalasi, jaringan telekomunikasi, dan jangan lupa  masyarakat tetap membutuhkan dukungan transaksi keuangan,” ujar Misbahul Munir. 

Sejalan dengan semangat solidaritas yang digaungkan dalam acara tersebut, BSI dan BSI  Maslahat menempatkan penanganan bencana Sumatra sebagai prioritas utama program  kemanusiaan. “Program donasi untuk Sumatra hingga saat ini masih menjadi prioritas. Total  bantuan logistik yang telah kami kirimkan mencapai 208 ton, dengan nilai donasi sebesar Rp23  miliar dan akan terus bertambah,” ungkap Misbahul Munir. Dana tersebut disalurkan secara  terukur dan tepat sasaran melalui berbagai program, mulai dari tanggap darurat hingga  pemulihan pascabencana.

Bantuan yang diberikan meliputi pemenuhan kebutuhan dasar, layanan kesehatan, dukungan  psikososial, serta pendampingan bagi masyarakat agar dapat bangkit dan kembali menjalani  kehidupan secara mandiri. Dalam setiap proses penyaluran bantuan, BSI dan BSI Maslahat  mengedepankan prinsip transparansi dan akuntabilitas. Tim kemanusiaan diturunkan langsung  ke lapangan untuk melakukan asesmen kebutuhan, mendampingi distribusi bantuan, serta  memastikan manfaatnya benar-benar dirasakan oleh penerima. Pendekatan ini menjadi bagian  dari tanggung jawab BSI dan BSI Maslahat sebagai pengelola dana zakat, infak, sedekah, dan  wakaf yang amanah serta berorientasi pada keberlanjutan dampak. 

Kemaslahatan yang Berdampak Nyata 

Lebih dari sekadar dukungan terhadap sebuah acara, keterlibatan BSI dan BSI Maslahat dalam  “Indonesia Kita Merajut Kebangsaan: Solidaritas untuk Indonesia” merupakan wujud komitmen  menghadirkan kemaslahatan yang berdampak nyata. Kemaslahatan yang tidak hanya tercermin  dari besarnya donasi, tetapi juga dari terbangunnya harapan, pulihnya martabat kemanusiaan,  dan menguatnya rasa persaudaraan di tengah bangsa. 

Melalui kolaborasi lintas sektor dan pengelolaan dana sosial yang bertanggung jawab, BSI dan  BSI Maslahat terus berupaya menjadi penggerak kebaikan yang menghadirkan manfaat luas bagi  masyarakat dan memperkuat ketahanan sosial Indonesia.

Related posts

Leave a Reply