
PT PLN Nusantara Power Construction (PLN NPC) menandai 23 tahun perjalanannya dalam membangun infrastruktur ketenagalistrikan di Indonesia. Selama lebih dari dua dekade, perusahaan ini terlibat dalam pembangunan jaringan transmisi listrik (transmission line/TL) yang harus melewati beragam karakter medan, mulai dari perbukitan, kontur tanah menantang, hingga lokasi dengan akses terbatas.
Menurut PLN NPC, setiap titik menara transmisi membutuhkan perencanaan dan eksekusi yang cermat. Tim di lapangan harus memahami kondisi medan, menentukan metode kerja yang tepat, mengatur mobilisasi material dan peralatan, serta memastikan seluruh proses berjalan dengan mengutamakan aspek keselamatan.
Proyek TL Payakumbuh-Garuda Sakti
Salah satu proyek yang disebut sebagai contoh tantangan lapangan adalah pembangunan TL Payakumbuh-Garuda Sakti, yang melintasi medan dengan karakter geografis yang beragam. Proyek semacam ini menuntut kolaborasi erat antara tim engineering, konstruksi, project management, dan tim lapangan untuk menerjemahkan desain menjadi infrastruktur nyata.
Direktur Utama PLN NPC, Hendra Fitria, mengatakan kemampuan menghadapi tantangan lapangan menjadi bagian penting dari perjalanan perusahaan selama 23 tahun. “Di balik setiap infrastruktur yang kami bangun, ada orang-orang yang bekerja dengan dedikasi tinggi. Mereka datang ke lokasi, menghadapi kondisi medan, mencari solusi ketika ada tantangan, dan memastikan pekerjaan tetap berjalan dengan aman,” ujar Hendra.
Ia menambahkan bahwa pembangunan transmisi listrik bukan sekadar pekerjaan teknis, melainkan juga membutuhkan ketangguhan dan kepedulian dari seluruh tim yang terlibat. Pengalaman menghadapi berbagai kondisi proyek selama lebih dari dua dekade ini, menurut PLN NPC, turut memperkuat kapabilitas perusahaan di bidang EPC (engineering, procurement, construction) ketenagalistrikan.
Sumber: PT PLN Nusantara Power Construction (PLN NPC).





