TAUZIA terus membantu pendidikan kepada anak-anak yang kurang mampu dengan mendukung ISCO Week 2018

0 35

Jakarta, Juli 2018 – Untuk menegaskan kembali strategi tanggung jawab sosial perusahaan
untuk membantu pendidikan kepada anak-anak kurang mampu sebagai bagian dari
nilai-nilai dasar perusahaan, TAUZIA Hotels turut ambil bagian sebagai partner utama
di kegiatan ISCO Week. Ini adalah program penggalangan dana yang diorganisasi oleh
Yayasan ISCO yang bekerja sama dengan grup Austria yang terkenal dengan musik
dari pegunungan Alpen, Frisch G’strchn.
Program ini dimulai pada hari Selasa 3 Juli dengan konser amal yang diadakan di
Kedutaaan Besar Austria diikuti oleh networking night di keesokan harinya, makan
siang komunitas bisnis pada hari Kamis kemudian diakhiri pada hari Sabtu 7 Juli di
acara ISCO Annual Gathering di area Situ Gintung. Musik Folk dari Tyrol , Frisch
G’strchn, dengan pengaruh dari Balkan dan Hungary tampil menghibur peserta di
setiap kegiatan.
Yayasan ISCO, didirikan pada tahun 1999 untuk membantu memberikan pendidikan
pada anak-anak yang kurang beruntung di Indonesia. Adalah mitra strategis dari
tanggung jawab sosial (CSR) TAUZIA untuk mensponsori biaya untuk masuk sekolah
dan menyiapkan tempat kegiatan dimana pembelajaran dapat diperkuat dan bantuan
tambahan bisa dipersiapkan. Hari ini ISCO mengoperasikan 29 sanggar di Jakarta,
Surabaya dan Medan. Yayasan ini mendukung lebih dari 2,000 anak, mulai dari usia
taman kanak-kanak hingga universitas.
“Sejak 2013 kami sudah bekerja erat dengan ISCO dan secara aktif berpartisipasi
dalam program-program mereka. Tahun ini untuk ISCO Week 2018 kami mendukung
ISCO untuk membawa lagu-lagu berirama dinamis dan berbeda dari Pegunungan
Alpen untuk acara pengumpulan dana selama seminggu,” kata Katrin Novatio,
Manager CSR TAUZIA Hotels, “Kami percaya ini adalah kesempatan yang sangat baik
untuk merayakan program yang luar biasa ini karena kami bertujuan untuk
menawarkan kesempatan bagi anak-anak untuk mewujudkan mimpi akan masa depan
yang lebih baik melalui pendidikan.”

English English Indonesian Indonesian