
Jember, 26 February 2025 — Jember Fashion Carnaval (JFC) 2025 secara resmi diluncurkan pada Minggu malam, 23 Februari 2025, di Alun-alun Jember. Acara yang tercatat sebagai salah satu event unggulan dalam Kharisma Event Nusantara (KEN) 2025 ini dijadwalkan berlangsung pada 8–10 Agustus 2025 di Central Park Jember, Jawa Timur.
Mengusung tema “Evoluxion,” menjanjikan sajian parade kostum spektakuler dengan konsep yang merefleksikan perjalanan manusia melalui tiga tahap: harapan (dream), perkembangan (evolve), dan pencapaian (triumph).
Tema “Evoluxion” menghadirkan pendekatan konseptual yang berbeda dari tahun-tahun sebelumnya. Setiap aspek parade dirancang untuk mencerminkan proses evolusi manusia, baik dalam hal kreativitas, budaya, maupun teknologi. JFC 2025 dipastikan tetap mempertahankan ciri khasnya, yaitu penggabungan unsur budaya dari berbagai daerah di Indonesia dengan gaya kontemporer.
10 Defile Utama JFC 2025
Seperti tahun-tahun sebelumnya, JFC 2025 akan menghadirkan sepuluh defile utama, masing-masing dengan tema unik yang sejalan dengan tema utama: Evoluxion.
Berikut adalah 10 defile JFC 2025 yang dibagikan melalui media sosial JFC:
- Anatomy: Mengeksplorasi tubuh manusia sebagai mahakarya evolusi, dengan kostum yang menggambarkan otot dan tulang, mencerminkan pemahaman manusia akan dirinya sendiri.
- Allograph: Mengangkat tulisan tangan sebagai simbol perjalanan perkembangan identitas dan impian, menampilkan kostum dengan variasi aksara dari berbagai budaya.
- Nile Enigma: Terinspirasi dari Sungai Nil dan peradaban Mesir kuno, menampilkan simbol hieroglif dan piramida sebagai warisan abadi peradaban manusia.
- Great Wall of China: Menggambarkan Tembok Besar China sebagai simbol ketekunan dan visi manusia, dengan desain kostum bertema arsitektur ikonik tersebut.
- Botanica: Merayakan dunia botani sebagai cerminan siklus kehidupan dan ketahanan, dengan warna-warna cerah dan motif flora.
- Nias: Menyoroti budaya Suku Nias dengan elemen pakaian adat dan simbol lompat batu, sebagai metafora pencapaian dan keberanian.
- Origami: Mewakili seni melipat kertas sebagai simbol evolusi kreativitas, dengan desain kostum berbentuk origami tiga dimensi.
- Phinisi: Menghadirkan Kapal Phinisi sebagai lambang semangat petualangan dan eksplorasi, dengan elemen desain bertema lautan dan kapal.
- Aerospace: Mengusung tema luar angkasa dan teknologi penerbangan, mencerminkan inovasi manusia dalam menaklukkan ruang dan waktu.
- Symphonia: Menampilkan musik sebagai bahasa universal, dengan harmoni yang menggambarkan perjalanan hidup melalui kolaborasi dan kreativitas.
Setiap defile diperkirakan akan menampilkan desain kostum yang rumit dan spektakuler, dengan penggunaan bahan daur ulang serta elemen tradisional yang dipadukan dengan sentuhan modern. Para peserta akan berjalan dalam formasi tertentu, diiringi musik dan tarian yang mendukung tema utama “Evoluxion.”
Informasi Selengkapnya
Masyarakat dapat memantau informasi terbaru melalui situs resmi Jember Fashion Carnaval di jemberfashioncarnaval.com atau akun media sosial resmi JFC.
Dengan tema dan konsep yang mengedepankan perjalanan evolusi manusia, JFC 2025 diprediksi akan kembali memukau publik, mengukuhkan posisinya sebagai salah satu karnaval fashion terbesar di Asia bahkan dunia.