
Kebutuhan masyarakat akan solusi likuiditas cepat tanpa harus menjual aset bernilai tinggi terus meningkat. Tren ini mendorong berkembangnya layanan luxury pawn atau gadai barang mewah, yang mulai diminati kalangan profesional dan pemilik aset premium di Indonesia.
Berbeda dengan gadai konvensional, layanan ini menyasar barang bernilai tinggi seperti jam tangan mewah, tas branded, kendaraan premium, hingga koleksi eksklusif. Penekanannya ada pada privasi transaksi, penilaian oleh ahli, serta proses yang lebih nyaman dan personal.
Baca juga:
- 7 Hal yang Wajib Dicek Sebelum Gadai Barang
- deGadai Buka Cabang di Kemayoran, Danai Showroom hingga Rp2 M
Proses dan Skema Pinjaman
PT deGadai Solusi Digital hadir sebagai salah satu penyedia layanan ini. Perusahaan menyebut dirinya berizin dan diawasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK) serta mengantongi sertifikasi ISO 27001. Calon nasabah dapat berkonsultasi secara privat lewat WhatsApp, memperoleh simulasi pinjaman, lalu memilih menyerahkan barang langsung ke cabang atau memakai layanan jemput di lokasi.
Perusahaan mengklaim pencairan dana bisa dilakukan pada hari yang sama setelah proses selesai. Sebagai promosi, deGadai menawarkan bunga 0% untuk pinjaman hingga Rp100 juta dengan tenor 30 hari, yang diklaim cocok untuk kebutuhan dana jangka pendek. Setelah pinjaman dilunasi, barang jaminan dapat ditebus dan tetap menjadi milik nasabah.
Jenis agunan yang diterima cukup beragam, mulai dari jam tangan mewah seperti Rolex, Patek Philippe, Audemars Piguet, dan Omega; tas branded seperti Hermès, Chanel, Louis Vuitton, dan Dior; hingga kendaraan mewah, motor gede, dan gadget premium. Setiap transaksi disebut ditangani secara satu lawan satu dengan standar penyimpanan yang ketat untuk menjaga kerahasiaan nasabah.
Catatan Redaksi. Gadai barang mewah bekerja seperti gadai konvensional, barang dijaminkan dan ditebus setelah pinjaman lunas, hanya penilaiannya menuntut keahlian khusus karena nilai jam tangan atau tas branded sangat bergantung pada keaslian dan kondisi spesifik. Sertifikasi ISO 27001 sendiri adalah standar internasional untuk manajemen keamanan informasi, yakni cara data nasabah disimpan dan diakses, bukan standar untuk penyimpanan fisik barang jaminan.
Sumber: PT deGadai Solusi Digital.





