
PT PLN Nusantara Power Construction (PLN NPC) bersama PT Wijaya Karya Industri & Konstruksi resmi menandatangani kontrak dengan PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Nusa Tenggara (UIP Nusra) untuk pekerjaan penyiapan infrastruktur Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) Atadei. Proyek ini berlokasi di Kabupaten Lembata, Nusa Tenggara Timur.
Lingkup pekerjaan dalam kontrak tersebut meliputi pembangunan akses jalan (access road), area persiapan sumur (wellpad), serta sistem penyediaan air (water supply system). Ketiga komponen ini menjadi fondasi awal sebelum tahap pengembangan PLTP Atadei berikutnya dimulai.
Penandatanganan Kontrak
Kontrak ditandatangani oleh Hendra Fitria selaku Leader Konsorsium PLN NPC dan Wijaya Karya Industri & Konstruksi, serta General Manager PLN UIP Nusra, RDW Manurung. Penandatanganan turut disaksikan oleh Senior Manager Pertanahan, Komunikasi, dan Umum PLN UIP Nusra, Iko Sumarsono.
Hendra menyatakan pihaknya berkomitmen menyelesaikan seluruh lingkup pekerjaan secara tepat waktu agar menjadi fondasi kuat bagi tahapan pengembangan PLTP Atadei selanjutnya. Proyek ini diharapkan mendukung penyediaan listrik yang andal dan berkelanjutan di NTT melalui sumber energi panas bumi.
Catatan Redaksi. Pembangunan jalan akses, wellpad, dan sistem air ini disebut tahap infrastruktur pendukung, bagian yang harus selesai sebelum pengeboran sumur dan pembangunan fasilitas pembangkit panas bumi dimulai. Wellpad sendiri adalah area yang diratakan dan diperkuat untuk menampung rig pengeboran serta peralatan sumur panas bumi, sehingga lokasinya harus disiapkan matang sebelum eksplorasi dilakukan. Proyek semacam ini umumnya memakan waktu bertahun-tahun karena panas bumi membutuhkan konfirmasi cadangan lewat pengeboran sumur eksplorasi sebelum pembangkit listriknya benar-benar dibangun.
Sumber: PT PLN Nusantara Power Construction (PLN NPC).





