
28 April 2026 – Di tengah meningkatnya kesadaran akan pentingnya gaya hidup sehat, aktivitas fisik kini semakin menjadi bagian tak terpisahkan dari keseharian generasi muda. Menjawab tren tersebut, Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Pelita Harapan (BEM UPH) Kampus Medan menyelenggarakan Spirit Run 2026 pada 25 April 2026 di Urban Community Park Kebun Bunga, Medan Petisah. Ajang lari lima kilometer ini memadukan semangat olahraga dan kolaborasi, sekaligus menjadi wujud upaya mahasiswa UPH dalam mendorong gaya hidup aktif serta menghidupi nilai pendidikan holistis.
Kegiatan ini diikuti oleh 780 peserta dari pelajar, mahasiswa lintas universitas, dosen, karyawan, hingga masyarakat umum. Antusiasme yang tinggi menunjukkan bahwa olahraga tidak hanya menjadi kebutuhan, tetapi juga ruang interaksi sosial yang positif. Selain lomba lari dengan podium prize, peserta juga mengikuti rangkaian aktivitas seperti Body Combat dan Zumba yang memperkuat semangat kebersamaan, sportivitas, dan koneksi lintas komunitas.
Daniel Augustinus, Ph.D., selaku Head of UPH Medan, menyampaikan bahwa keseimbangan antara kecerdasan kognitif dan kesehatan fisik menjadi perhatian penting dalam proses pendidikan di UPH.
“Melalui Spirit Run 2026, UPH Kampus Medan menegaskan komitmennya dalam membentuk generasi yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga sehat secara fisik dan kuat dalam karakter. Selaras dengan visi UPH, kegiatan ini menjadi bagian dari upaya membina pemimpin masa depan yang takut akan Tuhan, unggul, dan siap berkontribusi melalui peran dan profesinya,” ungkapnya.
Senada dengan hal tersebut, Bonnarty Silalahi, M.Th., selaku Pembina BEM UPH Medan, menambahkan bahwa Spirit Run 2026 menjadi momentum penting untuk terus menghidupkan budaya positif di lingkungan kampus.
“Spirit Run 2026 merupakan kegiatan perdana yang kembali diselenggarakan di Medan sejak pandemi Covid-19 dan perlu terus dilanjutkan. Kegiatan ini mencerminkan implementasi nyata dari pendidikan holistis yang diusung UPH,” ujarnya.
Jasmine Angelica, Ketua BEM UPH Kampus Medan 2025/2026 dari Program Studi Akuntansi angkatan 2024, bersama Christian Setiawan, Ketua Pelaksana Spirit Run 2026 dari Program Studi Manajemen angkatan 2024, menambahkan bahwa kegiatan ini juga menjadi bagian dari persiapan menyambut Ujian Akhir Semester (UAS) yang akan berlangsung pada minggu berikutnya. Melalui Spirit Run 2026, mahasiswa didorong untuk menjaga kondisi fisik tetap sehat dan bugar guna mendukung kesiapan dalam menghadapi rangkaian evaluasi akademik secara optimal.
Kolaborasi dan Dukungan Lintas Pemangku Kepentingan
Dalam penyelenggaraannya, BEM UPH Medan turut berkolaborasi dengan Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PASI) Provinsi Sumatera Utara, yang berperan dalam menjaga kualitas dan standar pelaksanaan kegiatan.
Dr. David Luther Lubis, M.Ked (OG), Sp.OG(K), selaku Ketua Umum PASI Sumatera Utara mengapresiasi inisiatif mahasiswa dalam menghadirkan ajang olahraga yang terorganisir dengan baik.
“Kami sangat mengapresiasi inisiatif mahasiswa dalam menghadirkan kegiatan olahraga yang terorganisir dengan baik. Spirit Run 2026 menjadi momentum penting untuk menumbuhkan minat masyarakat terhadap olahraga lari sekaligus menemukan potensi atlet baru di Sumatera Utara,” ungkapnya.
Dukungan juga datang dari Pemerintah Kota Medan melalui H. Tengku Chairuniza, S.Sos., M.A.P., selaku Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga mewakili Wali Kota Medan yang berharap kegiatan ini dapat memberi inspirasi bagi generasi muda serta mendorong keterlibatan lebih luas dari institusi pendidikan.
“Semoga kegiatan ini dapat menginspirasi anak-anak muda Kota Medan untuk terus mengembangkan potensi dan menemukan talenta dalam diri mereka. Kami juga mengapresiasi inisiatif UPH Medan dalam mewujudkan kegiatan ini. Kami berharap langkah serupa dapat diikuti oleh universitas-universitas lain di Kota Medan,” ujarnya.
Selain itu, Pemerintah Kota Medan juga menunjukkan dukungan terhadap pengembangan kompetensi mahasiswa dengan menyambut rencana pelaksanaan Praktik Kerja Lapangan bagi mahasiswa UPH di lingkungan pemerintah kota. Inisiatif ini menjadi wujud sinergi antara dunia akademik dan pemerintahan.
Semangat dan Antusiasme Peserta Warnai Spirit Run 2026
Sejak pagi hari, Spirit Run 2026 dipenuhi energi dan antusiasme peserta yang bertahan hingga garis akhir. Suasana yang tercipta tidak hanya menghadirkan kompetisi yang sehat, tetapi juga kebersamaan yang terasa di sepanjang rute lari.
Pada kategori pria, Jodi dari Vendetta Atletik Club berhasil finis di posisi pertama dengan waktu 19:43.17. Posisi kedua ditempati oleh Josua dari PASI Medan dengan catatan waktu 19:44.08, disusul Indra Pratama dari SPOBDA-SPOBNAS Sumatera Utara di posisi ketiga dengan waktu 19:52.76.
Dominasi atlet SPOBDA-SPOBNAS Sumatera Utara tak terbendung di kategori wanita dengan keberhasilan mereka menyapu bersih seluruh podium. Kesia Sihotang keluar sebagai juara pertama dengan catatan waktu 24:59.12, disusul ketat oleh Yaumil Fauziah di posisi kedua (24:59.53), serta Nirwana Etamala Manik yang mengamankan posisi ketiga dengan waktu 25:14.59.
Selain hadiah total jutaan rupiah bagi para pemenang, panitia juga menghadirkan sesi lucky draw dengan berbagai hadiah menarik untuk menambah semangat peserta. Kesuksesan acara ini turut didukung oleh berbagai mitra strategis, antara lain HiLo, Fitbar, Vizta Gym, Pohon Pinang, Bebas Cedera, serta sponsor lainnya yang berkontribusi dalam penyelenggaraan kegiatan.
Penguatan Program Pengembangan Mahasiswa
Keberhasilan Spirit Run 2026 menjadi momentum bagi BEM UPH Kampus Medan untuk terus menghadirkan program pengembangan mahasiswa yang berkelanjutan. Ke depan, berbagai inisiatif akan dikembangkan, tidak hanya berfokus pada kesehatan fisik, tetapi juga pada penguatan kepemimpinan, salah satunya melalui Leadership Development Camp 2026 sebagai bagian dari Leadership Pathway di lingkungan UPH.
Didukung kolaborasi lintas sektor, Spirit Run 2026 menegaskan komitmen UPH dalam menghadirkan pengalaman pengembangan mahasiswa yang holistis. Melalui berbagai inisiatif ini, UPH mempersiapkan mahasiswa untuk menjadi pemimpin masa depan berkualitas unggul yang takut akan Tuhan dan berdampak bagi masyarakat.





