
Badan Pengelola Tabungan Perumahan Rakyat (BP Tapera) bersama PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) memperluas kolaborasi untuk mempermudah akses rumah subsidi bagi masyarakat berpenghasilan rendah, khususnya pekerja industri. Langkah ini diwujudkan lewat kehadiran booth informasi perumahan dalam acara Doorprize 2026 PT Nikomas Gemilang di Stadion PT Nikomas Gemilang, Kabupaten Serang, Banten, Sabtu (31/10/2026).
Melalui kegiatan tersebut, karyawan PT Nikomas Gemilang dapat memperoleh informasi mengenai pilihan hunian serta skema pembiayaan Kredit Pemilikan Rumah (KPR) subsidi lewat Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP). BTN Kantor Cabang Cilegon turut menggandeng sejumlah mitra pengembang perumahan subsidi dan nonsubsidi, dengan unit yang ditawarkan berupa rumah siap huni maupun yang masih dalam proses pembangunan dan ditargetkan siap akad paling lambat Desember 2026.
Baca juga:
- KPR FLPP 2026: BP Tapera Pastikan Dukungan Rumah Subsidi di Banten
- KPR FLPP 2026: BP Tapera Edukasi Pegawai KPPN Mojokerto
Dorong Percepatan Program Tiga Juta Rumah
Deputi Komisioner Bidang Pemanfaatan Dana BP Tapera, Sid Herdi Kusuma, mengajak perbankan dan pengembang untuk lebih aktif memasarkan rumah subsidi kepada pekerja industri sebagai bagian dari dukungan terhadap Program Tiga Juta Rumah. Ia menekankan pentingnya memanfaatkan momen pertemuan antara pengembang dan calon konsumen untuk mengenalkan pilihan hunian sekaligus menjelaskan proses pembiayaan KPR FLPP hingga tahap akad.
Realisasi FLPP di Banten dan Kota Serang
Berdasarkan data BP Tapera per 30 Oktober 2026, realisasi penyaluran KPR FLPP secara nasional mencapai 194.360 unit rumah senilai Rp24,22 triliun, atau 55,53 persen dari target 2026 sebanyak 350.000 unit. Provinsi Banten mencatatkan realisasi 12.341 unit senilai Rp1,54 triliun, setara 56,10 persen dari target 22.000 unit dan menempati peringkat kelima nasional. Sementara itu, Kota Serang menyumbang 3.838 unit rumah senilai Rp461,27 miliar, atau sekitar 31,10 persen dari total realisasi FLPP di Banten.
Catatan Redaksi. FLPP adalah dana bergulir dari pemerintah yang disalurkan lewat bank penyalur seperti BTN untuk menekan suku bunga KPR bagi masyarakat berpenghasilan rendah, biasanya dipatok tetap sekitar 5 persen per tahun sepanjang tenor. Model penjemputan bola ke lokasi kerja seperti pabrik dipakai karena pekerja industri umumnya memenuhi syarat penghasilan program ini, sehingga proses pengenalan produk hingga verifikasi kelayakan KPR bisa dipersingkat sebelum masuk tahap akad kredit.
Sumber: Badan Pengelola Tabungan Perumahan Rakyat (BP Tapera).





