
MIND ID bersama seluruh anggota grupnya menerima penghargaan Mandaya Awards 2026 untuk kategori Badan Usaha/Perusahaan yang diselenggarakan oleh Kementerian Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat. Penghargaan ini diberikan atas konsistensi perusahaan tambang pelat merah tersebut dalam menjalankan program pemberdayaan masyarakat di berbagai daerah operasinya.
Penilaian tersebut sejalan dengan Instruksi Presiden Nomor 8 Tahun 2025 tentang Optimalisasi Pelaksanaan Pengentasan Kemiskinan dan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem. MIND ID dinilai proaktif dalam mendorong akselerasi program pemberdayaan yang menyasar tiga aspek utama, yakni penguatan ekonomi, peningkatan kualitas sumber daya manusia, dan pemenuhan kebutuhan sosial dasar.
Capaian di Bidang Ekonomi dan Pendidikan
Sepanjang 2025, Grup MIND ID menjangkau dan membina 1.027 usaha mikro dan kecil (UMK). Dari jumlah tersebut, 473 UMK mendapat dukungan perluasan akses pasar dan 222 unit usaha dibantu melalui penyediaan sarana-prasarana, sehingga 80 mitra binaan berhasil naik kelas. Di sektor pendidikan, perusahaan memberikan beasiswa kepada 5.322 orang, melatih 408 guru, mendampingi belajar 13.388 siswa, serta melatih keterampilan bagi 1.944 orang.
Dukungan Sosial dan Infrastruktur Dasar
Pada aspek sosial, Grup MIND ID meningkatkan 683 unit sarana prasarana sosial dan keagamaan, menyalurkan 63.568 paket sembako, serta memberikan layanan kesehatan bagi 24.141 orang. Perusahaan juga membangun akses air bersih di 78 titik, menangani tanggap darurat bencana di 65 titik, dan memperbaiki 49 rumah tidak layak huni.
Wakil Direktur Utama MIND ID Dany Amrul Ichdan mengatakan pengelolaan kekayaan mineral nasional tidak hanya berorientasi pada nilai tambah ekonomi, tetapi juga pada manfaat yang dirasakan masyarakat secara luas. Ia menambahkan bahwa program pemberdayaan di setiap daerah disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat, potensi lokal, serta adat dan budaya setempat agar manfaatnya berkelanjutan.
Catatan Redaksi. MIND ID adalah perusahaan induk (holding) BUMN pertambangan yang menaungi Antam, Bukit Asam, Timah, Inalum, dan Freeport Indonesia, sehingga capaian yang disebut mencakup program gabungan seluruh anak usaha tersebut. Instruksi Presiden yang dirujuk mewajibkan kementerian, lembaga, dan BUMN menyinkronkan program sosial-ekonomi dengan target nasional pengentasan kemiskinan ekstrem, sehingga penghargaan seperti ini umumnya menilai kesesuaian program perusahaan dengan arahan tersebut.
Sumber: MIND ID.





